Soal ‘Menggowes’ Ekonomi Sepeda, Taiwan Bisa Ditiru

Senin, 16 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
Soal ‘Menggowes’...
Pesepeda melintas di salah satu jalanan di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto/DOK SINDO MEDIA
A A A
JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19, bersepeda menjadi pilihan alat transportasi dan olahraga yang kian digemari. Tak hanya itu, sepeda juga sudah menjadi gaya hidup. Tak peduli orang tua, remaja, bahkan anak-anak.

Kian digemarinya sepeda di masyarakat, memunculkan harapan bangkitnya industri manufaktur sepeda beserta turunannya. Ini bukan mustahil terjadi mengingat kegemaran bersepeda kini sudah menyebar di hampir seluruh daerah.

Jika lima atau sepuluh tahun lalu yang bermain sepeda boleh dibilang hanya terbatas pada komunitas-komunitas tertentu atas dasar hobi, kini penggunanya kian beragam. Tak hanya di akhir pekan, sekarang hampir setiap hari ditemukan orang-orang bersepeda. Pagi, siang, sore, bahkan malam sekalipun, kita kerap berpapasan dengan pesepeda yang mengowes sendiri maupun berkelompok.

(Baca juga: Orang RI Sedang Gila Gowes, Tapi Sayang Disayang Sepeda Masih Impor)

Maraknya penggunaan sepeda oleh masyarakat berimbas pada tingginya permintaan produk sepeda. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pernah menyebutkan, kebutuhan sepeda dalam negeri kini mencapai 8-9 juta unit. Jumlah tersebut tentu saja menjadi peluang besar bagi industri nasional untuk lebih memacu kapasitas produksinya. Kemenperin juga bahkan mengakui, penjualan sepeda domestik tumbuh 3-4 kali lipat dibanding tahun lalu.

Saat ini ada sejumlah pemain lokal yang merek sepedanya banyak dikenal di dalam maupun luar negeri. Sebut saja seperti Polygon, Element, Pacific, United, dan Wimcycle. Bahkan, ada brand baru yani Kreuz, asal bandung yang menghebohkan karena produknya mirip model sepeda lipat terkenal Brompton .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved