BRG Gandeng Kemenag Edukasi Pentingnya Ekosistem Lahan Gambut

Rabu, 18 November 2020 - 22:39 WIB
loading...
BRG Gandeng Kemenag...
Ilustrasi/Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Restorasi Gambut (BRG), Kementerian Agama, dan Indonesia Consortium for Religious Studies (ICRS) menggelar pelatihan bagi penyuluh agama. Pendekatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan penting restorasi gambut .

Direktur ICRS Zainal Abidin Bagir mengatakan isu agama dan lingkungan menjadi perhatian utama di lembaganya. Isu ini kerap menjadi fokus penelitian bagi para mahasiswa.

“Kami melihat isu lingkungan dan restorasi lahan gambut bukan hanya ditanggung pemerintah dan perusahaan tapi tanggung jawab semua pihak, termasuk agama-agama baik lembaga maupun individu untuk memainkan peran penting dalam memberikan pengetahuan terhadap masyarakat,” kata Zainal, dalam pembukaan pelatihan daring “Agama, Pelestarian Lingkungan dan Pemulihan Ekosistem Gambut” Rabu, (18/11/2020).

Zainal berharap pelatihan ini bisa menemukan solusi dan gagasan untuk menyelesaikan persoalan di lahan gambut.

Kapus Litbang Kementerian Agama (Kemenag) Prof Muhammad Adlin Sila, mengatakan selama ini lembaganya kerap dianggap mengurusi hal-hal gaib yang tidak terlihat atau persoalan akhirat. Kondisi ini menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Kemenag, menurut Adlin, berkontribusi juga dalam menciptakan lingkungan hidup berkelanjutan. Kontribusi ini merupakan bentuk perwujudan dari visi misi Presiden Indonesia yang mewajibkan Kementerian untuk mencanangkan program lingkungan hidup berkelanjutan.

(Baca Juga : Dinas Pertanian Jawa Timur Minta Petani Waspadai Badai La-Nina)

“Kami mengembangkan wawasan para penyuluh agama dan memastikan tidak hanya dominan materi penyuluhan dan persoalan agama saja tapi juga menyisipkan pentingnya pelestarian lingkungan hidup, pentingnya mempertahankan ekosistem gambut,” ujar Adlin.

Secara teologis, kata dia, dominan yang disampaikan hubungan manusia dengan tuhan, atau hubungan manusia dengan manusia lain. Berdasar Indeks Kesolehan Umat Beragama yang mengukur kesolehan individual itu berimplikasi pada kesolehan sosial, yang salah satunya berdampak pada kepedulian lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Indonesia Perkuat Diplomasi...
Indonesia Perkuat Diplomasi Gambut Tropis melalui ITPC di Forum GPI Peru
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Rekomendasi
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
Pentingnya Menangani...
Pentingnya Menangani Remaja Rentan Depresi, Begini Caranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved