Duit Rp75 T Disiapkan Sri Mulyani untuk Pengadaan Vaksin, Termasuk Produksi GAVI
Kamis, 14 Januari 2021 - 18:22 WIB
loading...
Pemerintah telah menyiapkan skema anggaran pengadaan vaksin Covid-19 dengan sejumlah produsen farmasi global sebesar Rp75 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan skema anggaran pengadaan vaksin Covid-19 dengan sejumlah produsen farmasi global sebesar Rp75 triliun. Dana itu sudah dibahas pemerintah, dimana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah mengkalkulasi anggaran pengadaan vaksin tersebut.
Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR pada Kamis (14/1/2021). Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu diterangkan oleh Budi akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp66 sampai Rp75 triliun.
Baca Juga: Ingin Transparan, Menkes Minta KPK Awasi Pengadaan Vaksin Corona
Meski begitu, untuk vaksin hasil produksi The Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI), skema anggaran masih akan disesuaikan dengan jumlah vaksin yang diperoleh dari kerja sama multilateral tersebut.
“Sudah ada diskusi di kabinet dan ancer-ancer angkanya sudah dihitung oleh Kementerian Keuangan di antara Rp66 sampai Rp75 triliun tergantung berapa banyak kita bisa dapat dari GAVI karena yang GAVI itu gratis,” ujar Budi.
Sementara itu dalam usulan anggaran baru, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan dana senilai Rp20,9 triliun untuk pengadaan vaksin Covid-19 asal Sinovac, China. Budi menyebut, nilai tersebut berdasarkan usulan yang diberikan kepada Kemenkeu.
Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR pada Kamis (14/1/2021). Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu diterangkan oleh Budi akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp66 sampai Rp75 triliun.
Baca Juga: Ingin Transparan, Menkes Minta KPK Awasi Pengadaan Vaksin Corona
Meski begitu, untuk vaksin hasil produksi The Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI), skema anggaran masih akan disesuaikan dengan jumlah vaksin yang diperoleh dari kerja sama multilateral tersebut.
“Sudah ada diskusi di kabinet dan ancer-ancer angkanya sudah dihitung oleh Kementerian Keuangan di antara Rp66 sampai Rp75 triliun tergantung berapa banyak kita bisa dapat dari GAVI karena yang GAVI itu gratis,” ujar Budi.
Sementara itu dalam usulan anggaran baru, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan dana senilai Rp20,9 triliun untuk pengadaan vaksin Covid-19 asal Sinovac, China. Budi menyebut, nilai tersebut berdasarkan usulan yang diberikan kepada Kemenkeu.
Lihat Juga :