Menkes Budi 'Sentil' Pengusaha yang Kebelet Vaksinasi Mandiri

Kamis, 21 Januari 2021 - 12:20 WIB
loading...
Menkes Budi Sentil Pengusaha...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto/Yulianto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memberikan sinyal untuk perusahaan yang ingin melakukan vaksinasi mandiri . Namun, ada beberapa hal yang harus diingat sebelum melakukan vaksinasi mandiri itu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada beberap faktor yang harus dipahami betul oleh para konglomerat yang ingin membantu pemerintah melakukan vaksinasi di lingkungan perusahaannya. Pertama, vaksinasi bersifat sosialis bukan individualis sehingga vaksinasi harus menyeluruh. ( Baca juga:Sukiryanto Tanya ke Bu Sri Mulyani: Bagaimana Kalau Perusahaan Mau Vaksinasi Mandiri )

"Saya terima banyak WA dari para CEO, para konglomerat-konglomerat yang dulu jadi nasabah saya, mengenai vaksinasi mandiri. Sehebat apa pun negara beli vaksin, kalau orang lain di sekitarnya tidak divaksin dan tidak dibantu akan percuma. Karena kan ada pergerakan orang juga, jadi kemungkinan penularan tetap ada," ujar Budi dalam video virtual, Kamis (21/1/2021).

Lalu, pemerintah harus melakukan pengadaan vaksin dengan secepat-cepatnya dan semurah-murahnya untuk menjaga keuangan negara. Dengan begitu, program vaksinasi bisa segera selesai dan mampu mencakup seluruh warga. ( Baca juga:Risma Akan Terus Jadi Target Kritikan Elite Politik, Kenapa? )

Dia berpesan kepada para konglomerat jangan sampai vaksinasi mandiri justru hanya membuat golongan kaya yang dapat lebih dulu.

"Jadi kalau teman-teman ada yang ingin membantu, boleh. Tapi harus dipahami bahwa ini sesuatu yang sifatnya harus terjadi di semua rakyat. Enggak boleh sekelompok saja, karena enggak ada gunanya juga," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Apindo Keberatan Soal...
Apindo Keberatan Soal PP Kesehatan yang Dinilai Rugikan Pengusaha
Terkumpul Rp21,7 Triliun,...
Terkumpul Rp21,7 Triliun, Menkes Sebut Pandemic Fund G20 Akan jadi Pilar Utama Kesehatan Global
Luncurkan BGS-I, Luhut...
Luncurkan BGS-I, Luhut Ingin Indonesia Lakukan Lompatan Besar di Banyak Sektor
Luhut: Yang Larang Vaksin...
Luhut: Yang Larang Vaksin Bertanggung Jawab Kalau Ada yang Meninggal!
Dukung Reformasi Kesehatan...
Dukung Reformasi Kesehatan di Indonesia, Ini Upaya Amarox Pharma Global
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Menkes Rombak Jam Kerja...
Menkes Rombak Jam Kerja Dokter Internship usai 4 Dokter Meninggal, Maksimal 40 Jam per Minggu
Rekomendasi
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved