Sentil BUMN Soal Inovasi, Erick Thohir: Jangan Hanya Jadi Tukang Jahit dan Tukang Beli

Selasa, 09 Februari 2021 - 17:51 WIB
loading...
Sentil BUMN Soal Inovasi,...
Menteri Erick Thohir mendorong, perusahaan BUMN untuk melakukan inovasi sehingga Indonesia tidak melulu menjadi pasar bagi negara lain. Sehingga terang dia, tidak hanya jadi tukang jahit dan tukang beli. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong, perusahaan pelat merah untuk melakukan inovasi sehingga Indonesia tidak melulu menjadi pasar bagi negara lain. Namun terang dia, harus menjadi negara yang mampu memproduksi sumber daya alamnya (SDA) sendiri.

"Kita tidak mau SDA lari ke luar negeri dan kita jadi market saja, jangan kita hanya tukang jahit dan tukang beli," ujar Menteri Erick Thohir dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Punya Dana Abadi SWF, Indonesia Tidak Lagi Dibangun dengan Utang

Pemerintah melakukan langkah-langkah strategis untuk menekan impor di komoditas di dalam negeri. Baik sektor farmasi hingga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Untuk menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri, pemerintah melalui perseroan negara akan melakukan langkah-langkah transformasi dan inovasi usai pandemi Covid-19. Saat ini skema dan persiapan tengah dilakukan.

"Kita tidak berpuas diri, tentu kami bisa sharing bahwa BUMN melakukan banyak inovasi ke depannya untuk pasca Covid-9. Karena kita tidak mungkin, pasca Covid ini, kita harus melakukan transformasi dan inovasi," katanya.

Untuk sektor farmasi, produksi vaksin Merah Putih dipercaya menjadi game changer atau pengubah situasi terkait penanganan pandemic Covid-19. Produksi vaksin yang nantinya dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero) juga diyakini bisa mengurangi ketergantungan vaksin impor.

Kementerian BUMN menargetkan uji klinis vaksin Merah Putih akan dilakukan pada kuartal I 2022. Sementara pada kuartal III 2022 akan dilanjutkan uji klinis tahap terakhir. Dengan begitu, pada akhir semester II 2022 ditargetkan vaksin Merah Putih sudah diproduksikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Bakal Dipangkas...
BUMN Bakal Dipangkas Jadi 200 Perusahaan, Ini Bocoran Pemerintah
Dony Oskaria Dipanggil...
Dony Oskaria Dipanggil Prabowo usai Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN
Dony Oskaria Dinilai...
Dony Oskaria Dinilai Tepat Pimpin BUMN, Perkuat Momentum Transformasi
Ini Alasan Prabowo Tunjuk...
Ini Alasan Prabowo Tunjuk Dony Oskaria jadi Plt Menteri BUMN
Dony Oskaria Ditunjuk...
Dony Oskaria Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN
Urgen, Danantara Kebut...
Urgen, Danantara Kebut Menyusun 22 Program Kerja
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Rekomendasi
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Jelang Lawan Inggris,...
Jelang Lawan Inggris, Timnas Norwegia Pindah Hotel Bentuk Protes Akomodasi FIFA
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved