Terungkap, Perempuan Lebih Sensi Soal Besaran Tarif Pajak
Rabu, 21 April 2021 - 17:31 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan ada perbedaan sikap antara wajib pajak perempuan dengan laki-laki dalam menyikapi besaran tarif pajak yang dikenakan.
Memang akan ada dimensi yang berbeda ketika suami dan istri dalam rumah tangga sama-sama bekerja. Meski demikian, perempuan tetap dapat memilih untuk membayar pajak sebagai individu atau wajib pajak dengan status bersama pasangannya.
( Baca juga: Negara Lain Babak Belur, Erdogan Bawa Ekonomi Turki Melesat Bareng China )
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas tarif PPh terhadap perempuan lebih tinggi. Jika tarifnya naik 1% saja, mereka bisa memikirkan untuk berhenti berpenghasilan. Namun, pada wajib pajak laki-laki, berapa pun tarif PPh-nya, mereka menyatakan tetap harus bekerja.
"Perempuan berbeda dengan laki-laki karena banyak perempuan yang posisinya lebih berat. Ini bukan fenomena yang baru," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (20/4/2021).
Memang akan ada dimensi yang berbeda ketika suami dan istri dalam rumah tangga sama-sama bekerja. Meski demikian, perempuan tetap dapat memilih untuk membayar pajak sebagai individu atau wajib pajak dengan status bersama pasangannya.
( Baca juga: Negara Lain Babak Belur, Erdogan Bawa Ekonomi Turki Melesat Bareng China )
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas tarif PPh terhadap perempuan lebih tinggi. Jika tarifnya naik 1% saja, mereka bisa memikirkan untuk berhenti berpenghasilan. Namun, pada wajib pajak laki-laki, berapa pun tarif PPh-nya, mereka menyatakan tetap harus bekerja.
"Perempuan berbeda dengan laki-laki karena banyak perempuan yang posisinya lebih berat. Ini bukan fenomena yang baru," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (20/4/2021).
Lihat Juga :