Ada Vaksinasi, Industri Kapal Pesiar di Asia Mulai Bangkit

Kamis, 03 Juni 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, konsultan yang bermarkas di Kanada itu juga mencatat bahwa pemerintah China telah menyetujui dimulainya kembali operasi pelayaran diatas kapal Piano Land, kapal pesiar mewah pertama yang dioperasikan di dalam negeri, dengan pelayaran pertama dari Sanya.

Dengan serah terima Carnival Corporation's Sea Princess (yang diganti namanya menjadi Charming) kepada pemilik baru asal China, Sanya International Cruise Development Co., China sedang bersiap untuk meluncurkan pelayaran domestik keduanya untuk beroperasi dengan kapal pesiar yang baru diakuisisi pada Mei 2021.

"Saat ini, operator pelayaran bekerja sama dengan berbagai pemerintah dan otoritas kesehatan dan pariwisata setempat untuk memastikan bahwa protokol ketat dan langkah-langkah manajemen yang aman terpenuhi, dengan inspeksi rutin yang dilakukan di atas kapal untuk memastikan kepatuhan," tambahnya.

Selain itu, karena semua penumpang harus menjalani tes Covid-19 sebelum keberangkatan kapal pesiar, beberapa operator kapal pesiar tentunya harus mengalokasikan biaya tes untuk meyakinkan publik bahwa pelayaran ini tetap menjadi pengalaman 'value-for-money. Ini terutama terlihat di pasar Asia yang telah menjadi pasar yang sangat penting untuk perusahaan pelayaran dalam beberapa tahun terakhir.

"Permintaan kapal pesiar terus meningkat dengan peluncuran vaksin di Asia dan di seluruh dunia. Ini akan menjadi pertanda baik untuk destinasi, di mana kawasan Asia siap menjadi sumber pasar terbesar untuk kapal pesiar global hingga dekade berikutnya," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Rekomendasi
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved