Waskita dan BUMN China Gandengan, Erick Thohir Sebut Sektor Konstruksi Harus Tetap Jalan
Minggu, 06 Juni 2021 - 20:34 WIB
loading...
Waskita Karya dan BUMN China yakni China Communications Construction Company Co. Ltd (CCCC) meneken Master Agreement dalam rangka pembentukan aliansi strategis pembangunan infrastruktur transportasi dan industri lainnya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dan China Communications Construction Company Co. Ltd (International) (CCCC) telah menandatangani Master Agreement dalam rangka pembentukan aliansi strategis pembangunan infrastruktur transportasi dan industri lainnya di Indonesia. Melalui kesepakatan ini, Waskita dan CCCC berkomitmen untuk menciptakan sinergi dengan prinsip saling menguntungkan, efisien, efektif, dan profesional.
Baca Juga: Cara Erick Thohir Membayar Utang Garuda Indonesia, Tim Konsultan Dibentuk
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kerjasama antara kedua perusahaan mencakup pengembangan infrastruktur transportasi dan Industri lainnya seperti proyek tol Kayu Agung – Palembang – Betung, tol Ciawi – Sukabumi, Pipa Distribusi BBM Cikampek – Plumpang, Revetment Pelabuhan Benoa Bali, serta beberapa proyek infrastruktur lainnya.
“ Sektor konstruksi harus terus berjalan, bukan hanya untuk memperkuat konektivitas dalam negeri, tetapi sebagai salah satu aktivitas penggiat ekonomi yang akan membantu Indonesia tumbuh selama dan di paska pandemi. Bagaimanapun, kita harus bisa keluar dari krisis akibat pandemi dan tetap memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak,” ujar Erick di Jakarta.
Sementara itu Presiden Direktur Waskita, Destiawan Soewardjono mengatakan, bahwa kerjasama ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menciptakan potensi pertumbuhan bisnis yang positif pasca vaksin Covid-19.
Baca Juga: Cara Erick Thohir Membayar Utang Garuda Indonesia, Tim Konsultan Dibentuk
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kerjasama antara kedua perusahaan mencakup pengembangan infrastruktur transportasi dan Industri lainnya seperti proyek tol Kayu Agung – Palembang – Betung, tol Ciawi – Sukabumi, Pipa Distribusi BBM Cikampek – Plumpang, Revetment Pelabuhan Benoa Bali, serta beberapa proyek infrastruktur lainnya.
“ Sektor konstruksi harus terus berjalan, bukan hanya untuk memperkuat konektivitas dalam negeri, tetapi sebagai salah satu aktivitas penggiat ekonomi yang akan membantu Indonesia tumbuh selama dan di paska pandemi. Bagaimanapun, kita harus bisa keluar dari krisis akibat pandemi dan tetap memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak,” ujar Erick di Jakarta.
Sementara itu Presiden Direktur Waskita, Destiawan Soewardjono mengatakan, bahwa kerjasama ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menciptakan potensi pertumbuhan bisnis yang positif pasca vaksin Covid-19.
Lihat Juga :