Sri Mulyani Menaruh Harapan kepada Ahli Ekonomi Islam
Kamis, 10 Juni 2021 - 08:51 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berharap seluruh jajaran para ahli ekonomi Islam Indonesia mempelajari dan memahami konteks ekonomi global dan nasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dalam masa pandemi ini tantangan perekonomian global adalah pemerataan pemulihan dan keterbatasan akses vaksin. Para ahli ekonomi syariah yang tergabung dalam IAEI diharapkan mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan kontribusi nyata.
“Saya berharap seluruh jajaran para ahli ekonomi Islam Indonesia mempelajari dan memahami konteks ekonomi global dan nasional, sehingga kita terus bisa menyumbangkan pemikiran yang betul-betul bisa menjawab persoalan ekonomi Indonesia, meskipun juga dilihat dan ditekankan dari aspek nilai-nilai keislaman,” ujar Menkeu di Jakarta, Kamis (10/6/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Minta Ahli Ekonomi Islam Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional
Untuk itu, Sri Mulyani meminta seluruh jajaran Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) ikut serta menjawab persoalan ekonomi Indonesia.
"Sebagai ikatan dari para ahli ekonomi islam di Indonesia, tentu kita juga tidak bisa terlepas dari fenomena covid ini yang mempengaruhi ekonomi kita. Kita juga kemudian harus berpikir keras bagaimana kita semua bisa berkontribusi untuk memulihkan perekonomian,”katanya.
“Saya berharap seluruh jajaran para ahli ekonomi Islam Indonesia mempelajari dan memahami konteks ekonomi global dan nasional, sehingga kita terus bisa menyumbangkan pemikiran yang betul-betul bisa menjawab persoalan ekonomi Indonesia, meskipun juga dilihat dan ditekankan dari aspek nilai-nilai keislaman,” ujar Menkeu di Jakarta, Kamis (10/6/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Minta Ahli Ekonomi Islam Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional
Untuk itu, Sri Mulyani meminta seluruh jajaran Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) ikut serta menjawab persoalan ekonomi Indonesia.
"Sebagai ikatan dari para ahli ekonomi islam di Indonesia, tentu kita juga tidak bisa terlepas dari fenomena covid ini yang mempengaruhi ekonomi kita. Kita juga kemudian harus berpikir keras bagaimana kita semua bisa berkontribusi untuk memulihkan perekonomian,”katanya.
Lihat Juga :