RI Tuan Rumah G20, Airlangga: Konsumsi Domestik Bisa Naik Rp1,7 Triliun

Selasa, 14 September 2021 - 22:11 WIB
loading...
RI Tuan Rumah G20, Airlangga:...
Ketua Presidency G20 Indonesia, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Persiapan Presidency G20, yang digelar secara virtual pada Selasa (14/9/2021). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia akan resmi menjadi Ketua Presidency G20 pada 1 Desember 2021, ketika Presiden Joko Widodo menerima penyerahan secara resmi kontak estafet Presidency G20, dari PM Italia pada acara penutupan KTT G20 di Roma, 30-31 Oktober 2021.

Menjadi tuan rumah pertemuan G20 , ada minimal 3 manfaat besar bagi Indonesia: manfaat ekonomi, manfaat pembangunan sosial, dan manfaat politik. Dari aspek ekonomi, beberapa manfaat langsung yang diproyeksikan dapat tercapai dengan menjadi Presidency G20, terutama jika pertemuan dilaksanakan secara fisik.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah G20, Indonesia Bisa Pimpin Pemulihan Ekonomi Global

Misalnya, peningkatan Konsumsi Domestik hingga Rp1,7 Triliun; penambahan PDB Nasional hingga Rp7,4 Triliun; pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33.000 di berbagai sektor.

“Secara agregat, manfaat ekonominya dapat mencapai 1,5 kali - 2 kali dari pelaksanaan 'IMF-WBG Annual Meetings' tahun 2018 di Bali, karena pelaksanaan pertemuan yang sejumlah sekitar 150 pertemuan dan side events selama 12 bulan,” kata ketua Presidency G20 Indonesia, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Persiapan Presidency G20, yang digelar secara virtual pada Selasa (14/9/2021).

Presidency G20 juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk menampilkan keberhasilan reformasi struktural di tengah pandemi, antara lain dengan UU Cipta Kerja dan Indonesia Investment Authority(Sovereign Wealth Fund), sehingga akan meningkatkan confidence investor global, membantu percepatan pemulihan ekonomi dan mendorong kemitraan di tingkat global yang saling menguntungkan.

Dari aspek Pembangunan Sosial, melalui forum G20, Indonesia berpeluang untuk mendorong topik dan kepentingan nasional terkait kerja sama produksi dan distribusi vaksin.

“Kita akan mendorong penguatan komitmen global untuk memastikan vaksin sebagai global public goods dan pada saat yang sama, meningkatkan kepastian aksesibilitas vaksin bagi masyarakat Indonesia dan negara berkembang berpendapatan rendah,” ungkap Airlangga.

Baca Juga: Menaker Ida: Presidensi G20 Indonesia 2022 Momentum Majukan Bidang Ketenagakerjaan

Melalui amanah sebagai Presidency G20, Airlangga menyatakan Indonesia akan mengupayakan koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang lebih seimbang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi...
BUMN Ekspor Resmi Beroperasi Besok 1 Juni 2026! Terbagi 2 Fase, Eksportir Wajib Lapor DSI
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Distribusi Konsumsi...
Distribusi Konsumsi Jemaah Haji 2026 di Madinah Kini Berbasis Digital
Anies Sindir Presiden...
Anies Sindir Presiden Indonesia Kerap Absen di Pertemuan PBB, Puan: Itu kan Periode Lalu
Momen Hangat Airlangga...
Momen Hangat Airlangga Lepas Kepulangan PM Australia Albanese
Rekomendasi
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
Makin Sejahtera, Anggaran...
Makin Sejahtera, Anggaran Gaji PNS Naik Jadi Rp260,9 Triliun di 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved