Tak Mau Garuda Dilemahkan Lessor, Erick Thohir: Silakan Ambil Pesawatnya
Kamis, 16 September 2021 - 11:08 WIB
loading...
Erick Thohir menginginkan Garuda Indonesia fokus di penerbangan domestik. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menilai kesalahan bisnis penerbangan PT Garuda Indonesia menjadi pelajaran berharga bagi seluruh perusahaan pelat merah. Saat ini, Garuda tengah menanggung beban kerja dan keuangan akibat tingginya utang.
Emiten dengan kode GIAA itu mencatatkan utang senilai Rp70 triliun karena biaya sewa (leasing) pesawat yang di luar batas wajar.
Baca juga: Mundur dari Garuda, Peter Gontha Garap Bisnis Perdagangan Karbon
"Khusus Garuda ini memang kesalahan yang kita juga tidak bermaksud apa-apa, tapi memang kita ingin menjadi bagian yang harus kita belajar," ujar Erick dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, dikutip Kamis, (16/9/2021).
Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas pun memiliki sejumlah rencana besar untuk menyelamatkan bisnis Garuda Indonesia. Selain mendapat dukungan untuk merestrukturisasi utang emiten, perubahan model bisnis pun tengah digodok.
Emiten dengan kode GIAA itu mencatatkan utang senilai Rp70 triliun karena biaya sewa (leasing) pesawat yang di luar batas wajar.
Baca juga: Mundur dari Garuda, Peter Gontha Garap Bisnis Perdagangan Karbon
"Khusus Garuda ini memang kesalahan yang kita juga tidak bermaksud apa-apa, tapi memang kita ingin menjadi bagian yang harus kita belajar," ujar Erick dalam sesi wawancara dengan IDX Channel, dikutip Kamis, (16/9/2021).
Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas pun memiliki sejumlah rencana besar untuk menyelamatkan bisnis Garuda Indonesia. Selain mendapat dukungan untuk merestrukturisasi utang emiten, perubahan model bisnis pun tengah digodok.
Lihat Juga :