Setop Ekspor Bahan Mentah! Jokowi: Kita Paksa BUMN, Swasta hingga Investor

Rabu, 13 Oktober 2021 - 13:59 WIB
loading...
Setop Ekspor Bahan Mentah!...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan setop ekspor bahan mentah. Kita paksa, entah BUMN kita, swasta kita atau investor untuk mendirikan industrinya di dalam negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tidak ingin lagi kehilangan kesempatan untuk menambah nilai tambah pada komoditas yang dimiliki Tanah Air. Tidak ingin bernasib sama seperti minyak, karena itu Jokowi menggenjot hilirisasi .

“Misalnya tadi sudah disampaikan mengenai nikel yang harus bisa kita olah menjadi katoda baterai, stainless steel, menjadi lithium baterai yang nanti diintegrasikan dengan industri otomotif yang kita miliki. Karena kesempatan besar, opportunity yang ada ke depan adalah mobil listrik,” kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (13/10/2021).



Dirinya mengaku tidak mau kehilangan kesempatan lagi untuk memberikan nilai tambah pada komoditas tanah air. Saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lemhannas RI, Jokowi menekankan agar tidak lagi mengekspor nikel dalam bentuk bahan mentah.

“Jangan kehilangan kesempatan lagi kita. Jangan ekspor lagi yang namanya nikel dalam bentuk raw material bahan mentah. Saya sudah sampaikan dan sudah kita setop. Setop ekspor bahan mentah. Kita paksa, entah BUMN kita, swasta kita atau investor untuk mendirikan industrinya di dalam negeri," ujarnya.

Jokowi mengungkapkan dengan adanya hilirisasi tersebut, maka dalam waktu dua sampai tiga tahun mendatang akan bermunculan mobil listrik di tanah air. Baik dari hasil kerjasama BUMN dengan swasta luar atau swasta dalam negeri.

“Tapi yang jelas nilai tambah itu ada di dalam negeri. Karena kita ingin mengintegrasikan Krakatau Steel, lithium baterai dari industri turunan nikel dengan industri otomotif. Karena sekarang Krakatau Steel dengan pembaharuan yang ada, pabrik hot strip mill sudah bisa memproduksi lembaran-lembaran tipis yang bisa dipakai untuk body mobil. Dulu hanya dipakai untuk sasisnya, sekarang bisa dipakai untuk body mobilnya yang baru saya resmikan sebulan yang lalu,” paparnya.



Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mewanti-wanti agar Indonesia jangan sampai kehilangan kesempatan lagi memberikan nilai tambah pada komoditas yang dimiliki. Sebagaimana yang terjadi saat booming komoditas minyak tanpa hilirisasi. Sehingga yang dijual hanyalah minyak mentah saja.

“Inilah sebuah kesempatan jangan sampai nanti kita kehilangan opportunity, kehilangan kesempatan lagi. Dulu ada booming minyak kita kehilangan. Ada booming kayu kita kehilangan. Ini tidak. Minerba ini harus menjadi sebuah pondasi kita dalam rangka memajukan negara kita Indonesia,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wamen Todotua Tawarkan...
Wamen Todotua Tawarkan Investasi di Sektor Hilirisasi ke 40 Investor Australia
BRI Gandeng HKI Dorong...
BRI Gandeng HKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Optimalisasi Kawasan Industri
Strategi Hilirisasi...
Strategi Hilirisasi Petrokimia Gresik Dorong Perekonomian Nasional
21 Proyek Hilirisasi...
21 Proyek Hilirisasi Masuk Tahap Pertama, Nilai Investasi Rp652 Triliun
16 Invensi Hasil Riset...
16 Invensi Hasil Riset GRS 2021-2023, Lebih dari Separo Siap Hilirisasi!
Danantara Bisa Dorong...
Danantara Bisa Dorong Hilirisasi Sektor Perkebunan
Ceria Group Buktikan...
Ceria Group Buktikan Jadi Pioner Perusahaan Nikel 100% Dana Dalam Negeri
Percepat Hilirisasi...
Percepat Hilirisasi Gas Bumi, Saleh Husin Soroti Tantangan Dunia Usaha
Riset FEB UI: Hilirisasi...
Riset FEB UI: Hilirisasi Tambang Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia
Rekomendasi
Rano Karno Ziarah ke...
Rano Karno Ziarah ke Makam Orang Tua sekaligus ke Pemakaman Ray Sahetapy
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
Berita Terkini
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
1 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
3 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
4 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
5 jam yang lalu
Mereda, Harga Emas Antam...
Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp1.819.000 per Gram
5 jam yang lalu
Diguncang Tarif Trump,...
Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
7 jam yang lalu
Infografis
Per 28 April, Jokowi...
Per 28 April, Jokowi Larang Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved