Santer Dikabarkan Pailit, Garuda Tegaskan Masih Upayakan Restrukturisasi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:57 WIB
loading...
Santer Dikabarkan Pailit,...
Manajemen Garuda Indonesia menyatakan masih fokus merampungkan program restrukturisasi menyeluruh. Foto/Dok SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menanggapi kabar bahwa maskapai penerbangan nasional itu memilih opsi pailit di tengah keadaan krisis. Sebelumnya, Kementerian BUMN menyampaikan bahwa tidak ada opsi yang lebih baik dibandingkan dengan membubarkan Garuda Indonesia, meskipun restrukturisasi utang senilai Rp70 triliun berhasil dilakukan yang awalnya dianggap sulit.

Mengutip laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/10/2021), emiten berkode saham GIAA itu menegaskan, sampai dengan saat ini, belum ada informasi resmi yang diterima Perseroan berkenaan dengan opsi tindak lanjut pemulihan kinerja yang saat ini berkembang di media massa.

“Dapat kami pastikan sampai dengan saat ini, Perseroan terus melakukan langkah-langkah strategis akselerasi pemulihan kinerja dengan fokus utama perbaikan fundamental kinerja Perseroan yakni penguatan basis performa finansial maupun fokus model bisnis dalam jangka panjang, melalui program restrukturisasi menyeluruh yang saat ini tengah kami rampungkan. Upaya tersebut turut kami intensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja khususnya dari aspek operasional penerbangan,” kata VP Corporate Secretary & Investor Relations GIAA, Mitra Piranti.

Baca juga: Karyawan Protes Gaji Dipotong 30 Persen, Ini Tanggapan Garuda

Manajemen maskapai pelat merah itu mengaku masih optimistis dengan sinyal positif outlook industri penerbangan nasional di tengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia.

Hal itu menjadi momentum penting dalam langkah langkah perbaikan kinerja yang saat ini hingga kedepannya akan terus Garuda optimalkan secara bertahap dan terukur sejalan dengan perbaikan fundamental kinerja operasi Perseroan di masa adaptasi kebiasaan baru ini.

Saat ini Garuda Indonesia terus melakukan diskusi dengan pemerintah melalui Kementerian BUMN sebagai pemegang saham pengendali tentang rencana restrukturisasi yang akan dilaksanakan selaras dengan proses PKPU yang tengah berjalan, yang utamanya ditujukan untuk mendorong percepatan pemulihan kinerja Perseroan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved