Anggaran Pertahanan Tembus Rp134 Triliun, Sri Mulyani: Salah Satu Terbesar
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:23 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyinggung alokasi anggaran pertahanan di dalam APBN 2022 sebesar Rp134 triliun disebut sebagai salah satu yang terbesar antara Kementerian atau Lembaga (K/L). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengucurkan anggaran pertahanan di dalam APBN 2022 sebesar Rp134 triliun. Menyinggung hal itu, Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan alokasi tersebut terbesar di antara Kementerian atau Lembaga (K/L).
Baca Juga: Jelang Tutup Tahun APBN 2021, Sri Mulyani Kasih Bukti Tanda-tanda Ekonomi Mulai Bangkit
Sambung Mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan, alokasi anggaran Rp134 triliun untuk membangun alat pertahanan yang handal dan memadai. Ditambah serta membangun prajurit yang profesional dan sejahtera.
"Bahkan membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan dan membangun sistem pendidikan dan kesehatan di bidang Pertahanan yang modern dan berkualitas," kata Menkeu Sri Mulyani dalam akun Instagram miliknya di Jakarta, Rabu (1/12/2021).
Dia menekankan anggaran ini bisa dipakai dalam menjaga kedaulatan NKRI. "Saya harap Kemenhan (Kementerian Pertahanan) dapat terus menjaga keutuhan, kedaulatan, stabilitas, pertahanan serta keamanan NKRI," katanya.
Baca Juga: Jelang Tutup Tahun APBN 2021, Sri Mulyani Kasih Bukti Tanda-tanda Ekonomi Mulai Bangkit
Sambung Mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan, alokasi anggaran Rp134 triliun untuk membangun alat pertahanan yang handal dan memadai. Ditambah serta membangun prajurit yang profesional dan sejahtera.
"Bahkan membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan dan membangun sistem pendidikan dan kesehatan di bidang Pertahanan yang modern dan berkualitas," kata Menkeu Sri Mulyani dalam akun Instagram miliknya di Jakarta, Rabu (1/12/2021).
Dia menekankan anggaran ini bisa dipakai dalam menjaga kedaulatan NKRI. "Saya harap Kemenhan (Kementerian Pertahanan) dapat terus menjaga keutuhan, kedaulatan, stabilitas, pertahanan serta keamanan NKRI," katanya.
Lihat Juga :