Serikat Pekerja Garuda Teriak: Kami Terus Berjuang Agar Perusahaan Tidak Pailit !

Kamis, 30 Desember 2021 - 13:47 WIB
loading...
Serikat Pekerja Garuda...
Ketua Umum Serikat Pekerja Garuda (Sekarga), Dwi Yulianta mengatakan, perusahaan dan karyawan Garuda Indonesia sedang berjuang bersama agar tetap dapat beroperasi di tengah lilitan utang serta ancaman kepailitan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Serikat Pekerja Garuda (Sekarga), Dwi Yulianta mengatakan, perusahaan dan karyawan Garuda Indonesia sedang berjuang bersama agar tetap dapat beroperasi di tengah lilitan utang serta ancaman kepailitan . Dwi juga menerangkan, di masa Pandemi Covid-19 pergerakan pesawat dan sejumlah aktivitas support pendukung sangat terdampak.

"Kami di Garuda Indonesia sedang berusaha terus berjuang menjaga perusaan kita yang kita cintai untuk tidak pailit dan kami berharap pergerakan pesawat itu normal dan perusahaan kami akan sustain, growth dan dapat berkontribusi positif dalam industri penerbangan," ungkap Dwi dalam webinar virtual, Kamis (30/12/2021).



Kedepan, pihak Sekarga berharap meskipun dalam segala perbedaan dari sejumlah pelaku usaha, pihak Sekarga meminta pelaku pekerja bandara dapat bergerak dalam segala perbedaan dan bersama-sama mengatasi masalah yang ada di dalam industri penerbangan agar lebih kondusif di tahun 2022 mendatang.

Sementara Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Sky NAV, Zulfikar Salampessy menilai, Aviasi Karyawan Industri Penerbangan dapat mendorong kemajuan di sektor Industri penerbangan khususnya dalam memperjuagkan segala permasalahan yang terjadi di dalam industri penerbangan.



Zulfikar Salampessy berharap sinergi pelaku pekerja penerbangan dapat berjalan dengan baik dan lebih solid dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Lindungan penerbangan yang disandarkan sesuai perundang-undangan yang layak bagi pekerja.

"Kami dari serikat karyawan airnav Indonesia berharap sinergitas antar organisasi angar pekerja pelaku transportasi Udara dapat berjalan dengan baik dan dapat bertahan sehingga dapat lebih solid dalam memperjuangkan kesejahteraan Pekerja di lindungan penerbangan indonesia," kata Zulfikar Salampessy.

Dalam Prinsipnya, Serikat pekerja melakukan aksi sesuai dengan regulasi perundang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja adapun tujuan didirikan serikat pekerja adalah untuk memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi pekerja dan keluarganya.

"Kami sekedar mengingatkan agar tujuan ini tetap diperjuangkan meski di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, dengan mempertimbangkan atas perusahaan kita bekerjasemiga dapat berlanjut dan kita laksanakan kedepan dapat berdiskusi yang dapat menguatkan di lingkungan penerbangan," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perluasan Jaringan Penerbangan...
Perluasan Jaringan Penerbangan GIAA-Japan Airlines Diresmikan
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 81.000 Penumpang di Puncak Arus Mudik Lebaran
Viral! Penumpang Garuda...
Viral! Penumpang Garuda Indonesia Asyik Ngevape di Dalam Pesawat
Beban Usaha Naik, Garuda...
Beban Usaha Naik, Garuda Indonesia Catat Rugi Rp1,15 Triliun di 2024
Garuda dan Citilink...
Garuda dan Citilink Turunkan Harga Tiket Pesawat 14%, Catat Tanggal Berlakunya
Buntut PHK Puluhan Ribu...
Buntut PHK Puluhan Ribu Pekerja Sritex, Serikat Buruh Bakal Geruduk Istana
Revenue Naik Tahun Lalu,...
Revenue Naik Tahun Lalu, Ini Strategi dan Fokus GDPS di 2025
Dukung Asta Cita, Serikat...
Dukung Asta Cita, Serikat Pekerja Minta Pertamina di Bawah Kendali Presiden
Garuda Indonesia Masuk...
Garuda Indonesia Masuk 25 Maskapai Terbaik di Dunia Tahun 2025
Rekomendasi
5 Adab Bersilaturahmi...
5 Adab Bersilaturahmi saat Idulfitri, Apa Saja? Simak Ya!
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Streaming AFC U17 Asian...
Streaming AFC U17 Asian Cup Saudi Arabia 2025: Timnas Indonesia Berjuang!
Berita Terkini
Diguncang Tarif Trump,...
Diguncang Tarif Trump, Pasar Global Kacau Balau
48 menit yang lalu
Respons Kebijakan Tarif...
Respons Kebijakan Tarif Trump, Kadin: Pintu Negosiasi Masih Terbuka
1 jam yang lalu
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
8 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
10 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
10 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
11 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Menyimpan Ikan...
5 Tips Menyimpan Ikan di Kulkas Agar Tidak Bau dan Tetap Segar
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved