Kepala Bappenas: Ibu Kota Baru Bernama Nusantara

Senin, 17 Januari 2022 - 13:16 WIB
loading...
Kepala Bappenas: Ibu Kota Baru Bernama Nusantara
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan nama untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru.

"Saya baru mendapatkan konfirmasi langsung dari Bapak Presiden pada Jumat, dan beliau mengatakan ibu kota negara ini namanya Nusantara," ujar Suharso dalam rapat Pansus IKN di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2021).



Adapun ibu kota negara berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Ia mengungkapkan bahwa pada dasarnya nama IKN baru tersebut akan dikirimkan berbarengan dengan Surat Presiden (Surpres) tentang Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) pada 29 September 2021 lalu.

"Tetapi ditahan dan saya baru mendapatkan konfirmasi langsung dan perintah langsung dari Bapak Presiden itu pada hari Jumat. Jadi ini sekarang hari Senin, pada hari Jumat lalu," kata dia.

Suharso juga menjelaskan alasan Presiden Jokowi memutuskan nama ibu kota baru. Bappenas berharap nama Nusantara sebagai ibu kota negara baru tersebut bisa menggambarkan kenusantaraan Indonesia.



"Mudah-mudahan dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia, dan saya kira kita semua setuju dengan istilah Nusantara itu," tegas Suharso.

Baca Juga: BSD Jadi Contoh Ibu Kota Baru, Kepala Bappenas: Informasi dan Data Kita Himpun

Dalam kesempatan tersebut, Panja RUU IKN Ahmad Doli Kurnia meminta pemerintah menyiapkan penjelasan terkait penamaan Nusantara. Pasalnya penamaan tersebut penting untuk dilakukan.

"Saya meminta pemerintah menyiapkan penjelasan agar tidak multitafsir. Saya menilai IKN adalah statusnya, namu namanya Nusantara," jelasnya.
(nng)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2235 seconds (11.210#12.26)