Komite IV DPD Dalami Postur APBN 2022 Bersama Menteri Keuangan

Senin, 24 Januari 2022 - 17:47 WIB
loading...
Komite IV DPD Dalami...
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Komite IV DPD RI menggelar rapat kerja mendalami postur APBN 2022, Senin (24/1/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Komite IV DPD RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membahas kebijakan penjabaran APBN tahun anggaran (TA) 2022 terkait Perpres No 104 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Pinjaman dan Alokasi dan Penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBN TA 2022.

Ketua Komite IV DPD RI Sukiryanto mengungkapkan, pada tahun 2021 terjadi peningkatan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp84,9 triliun. Di sisi lain, tren peningkatan SiLPA ini dibarengi dengan tren peningkatan utang pemerintah. Bagian Transfer ke Daerah dan Dana Desa terhadap total belanja negara pun menurun. Rasio pembayaran bunga utang pemerintah terhadap total belanja pemerintah pusat menunjukkan tren peningkatan. Sementara, penyaluran dana TKDD sering terlambat, dan ada resistensi ketentuan alokasi 40 persen dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Baca Juga: Serahkan DIPA, Jokowi Sampaikan 6 Fokus APBN 2022

“Komite IV DPD RI banyak menerima aspirasi, pengaduan dan masukan dari masyarakat mengenai postur APBN 2022. Untuk itu kami akan melakukan pendalaman terhadap postur APBN 2022 dengan Menteri Keuangan," ujar Ketua Komite IV Sukiryanto yang didampingi Wakil Ketua Komite IV DPD RI Darmansyah Husein, Chasthya A Kathmandu, Novita Anakotta, dan Anggota Komite IV lainnya, di Ruang GBHN Gedung Nusantara V Komplek Parlemen Jakarta, Senin (24/1/2022).

Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada rapat kerja ini memaparkan mengenai aspek-aspek yang didalami dari DPD RI sesuai kondisi perkembangan ekonomi makro tahun 2021, realisasi sementara APBN TA 2021, postur dan kebijakan APBN TA 2022, dukungan TKDD dalam penanganan Covid-19, peran dan kinerja TKDD TA 2021, serta postur dan kebijakan TKDD TA 2022.

"Kondisi Covid-19 mempengaruhi segala aspek ekonomi bahkan di seluruh dunia, kasus kumulatf 1,6% dari jumlah populasi di Indonesia saat ini masih relatif rendah dibanding negara lainnya. Varian Omicron sudah masuk kita melihat kenaikan meningkat, pemerintah selalu sidang kabinet rutin mengevaluasi ini," ujar Sri Mulyani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pamit dari Kemenkeu,...
Pamit dari Kemenkeu, Sri Mulyani Menangis
Reshuffle Menkeu Jadi...
Reshuffle Menkeu Jadi Kabar Baik, Analis: Momentum Kembalikan Politik Anggaran ke Amanat Konstitusi
Sri Mulyani Mundur atau...
Sri Mulyani Mundur atau Dicopot? Istana Buka Suara
Purbaya Gantikan Sri...
Purbaya Gantikan Sri Mulyani, Berikut 5 Tugas Mendesak Menkeu
Profil Purbaya Sadewa,...
Profil Purbaya Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani
Reshuffle Kabinet, Purbaya...
Reshuffle Kabinet, Purbaya Sadewa Resmi Dilantik Jadi Menkeu Baru Gantikan Sri Mulyani
Hari Buruh 2026, Fahira...
Hari Buruh 2026, Fahira Idris Sampaikan 5 Tantangan ke Depan
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Fahira Idris Sampaikan...
Fahira Idris Sampaikan 5 Rekomendasi Pemutakhiran Data PBI JKN, Ini Poinnya
Rekomendasi
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved