Harta Karun Super Langka Ini Tersebar di Indonesia, Catat Lokasinya

Jum'at, 11 Februari 2022 - 13:48 WIB
loading...
Harta Karun Super Langka Ini Tersebar di Indonesia, Catat Lokasinya
Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan, adanya potensi cadangan Logam Tanah Jarang (LTJ) di Indonesia, dimana kandungan harta karun berharga ini tidak hanya ada di Lumpur Lapindo. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkapkan, adanya potensi cadangan Logam Tanah Jarang (LTJ) di Indonesia, dimana kandungan harta karun berharga ini tidak hanya ada di Lumpur Lapindo. LTJ alias rare earth element (RRE) ini memiliki banyak manfaat dan nilainya sangat tinggi.

Baca Juga: Mengenal Harta Karun Tersembunyi di Desa Wadas, yang Kini sedang Viral

Namun, tidak seluruh lokasi mengandung LTJ. Kementerian ESDM sendiri sudah melakukan pemetaan lokasi LTJ ini di Indonesia. Mengutip Kajian Potensi Mineral Ikutan pada Pertambangan Timah 2017, Jumat (11/2/2022), berikut sebarannya.

- Sumatera

Pada pulau Sumatera, jenis endapan LTJ yang terbentuk adalah LTJ pelapukan dengan volume mencapai 4.426.115,4 ton. Dengan estimasi sekitar 0,45% dari volume tersebut mengandung LTJ, maka paling tidak lebih dari 19.000 ton LTJ terkandung padanya.

Untuk khusus di Pulau Bangka Belitung, jenis endapan LTJnya adalah LTJ tailing, hasil penambangan timah. Volume endapan tersebut mencapai lebih dari 16,6 miliar meter kubik.

Dengan asumsi yang sangat kecil, yakni hanya 0,0023%, paling tidak terdapat lebih dari 383.000 ton LTJ. Jika asumsi ini ditingkatkan, paling tidak LTJ yang bisa direcovered sekitar 5% dari volume awal, maka ada sekitar 833.130.000 ton LTJ yang dapat diolah.

Paling tidak ada 12 oksida logam tanah jarang yang diidentifikasi dari hasil penambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di Provinsi Bangka Belitung, mineral LTJ merupakan hasil samping dari penambangan timah. Estimasi potensi LTJ secara hipotetik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah 7 juta ton, berdasarkan hasil penelitian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Baca Juga: Menelusuri Asal-usul Munculnya Harta Karun Rare Earth di Lumpur Lapindo

Mineral-mineral yang mempunyai nilai ekonomis, yaitu ilmenit (32,43%), zircon (16,65%), kasiterit (12,59%) dan monasit (11,76%). Monasit (Ce,La,Y,Th)PO3) merupakan senyawa fosfat LTJ yang mengandung 50-70% oksida LTJ.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3276 seconds (11.97#12.26)