Kejar Belanja Produk Dalam Negeri Rp400 Triliun, Surveyor Indonesia Pacu Sertifikasi TKDN

Kamis, 17 Maret 2022 - 09:35 WIB
loading...
Kejar Belanja Produk Dalam Negeri Rp400 Triliun, Surveyor Indonesia Pacu Sertifikasi TKDN
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong PT Surveyor Indonesia (Persero) melaksanakan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pasalnya, anggaran peningkatan target belanja produk dalam negeri dan UMKM tahun ini mencapai Rp400 triliun.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, melalui sinergi berbagai pihak, PT Surveyor Indonesia sebagai verifikator TKDN dipercaya dalam mengemban percepatan program pemerintah dalam memasifkan sertifikasi TKDN di lingkungan BUMN.

Surveyor Indonesia sebagai independent assurance telah melaksanakan sertifikasi TKDN dan sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) di lingkungan BUMN pada Senin (14/3/2022).

“Kementerian BUMN mendukung program P3DN khususnya dalam peningkatan target belanja produk dalam negeri dan UMKM sesuai arahan pak Jokowi senilai Rp400 triliun pada tahun 2022,” ujar Pahala,dikutip Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Ini Daftar Lengkap Tarif Layanan Permohonan Sertifikasi Halal

Melalui sinergi berbagai pihak, lanjut dia, PT Surveyor Indonesia sebagai verifikator TKDN dipercaya dalam mengemban percepatan program pemerintah dalam memasifkan Sertifikasi TKDN di lingkungan BUMN.

Adapun untuk tahun ini sertifikasi TKDN oleh PT Surveyor Indonesia ditargetkan sebanyak 3.100 sertifikat, naik dari tahun 2021 yang hanya 1.600 sertifikat.

“Di samping itu, kami juga berharap agar implementasi nilai TKDN di lingkungan BUMN dapat semakin diakselerasikan,” tandas Pahala.

Sosialisasi P3DN bertujuan mendorong optimalisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri pada berbagai pengadaan barang atau jasa, khususnya di lingkungan BUMN yang sudah tersertifikasi TKDN dan mendorong UMKM naik kelas.

Baca juga: Gas Pol Urus UMKM, Ganjar Gelontorkan Rp 1 Miliar Setiap Kabupaten
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2349 seconds (11.210#12.26)