RI Butuh Dana Jumbo untuk Transisi Energi, Ini Strategi Sri Mulyani

Jum'at, 18 Maret 2022 - 07:17 WIB
loading...
RI Butuh Dana Jumbo...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan transisi energi membutuhkan investasi dengan dana besar. Untuk itu, pemerintah menempuh sejumlah strategi, salah satunya dengan menerapkan blended financing.

Skema pendanaan campuran tersebut dinilai sebagai kebijakan komprehensif untuk menjaring pendanaan dari berbagai sumber, mulai dari dana pemerintah sendiri hingga filantropis.

"Dalam hal ini, Kementerian Keuangan telah memiliki special mission vehicle yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang bekerja sama intens dengan Bank Pembangunan Multilateral/Multilateral Development Bank (MDB), filantropis dan komunitas internasional sehingga kita mampu mengakomodir investasi yang besar dan mahal ini," ungkap Sri Mulyani dalam Webinar S20: Kebijakan Tingkat Tinggi tentang Transisi Energi Berkeadilan, dikutip Jumat (18/3/2022).

Baca juga: Menkeu Rusia: Moskow Kehilangan Akses ke Setengah Dana Cadangan Rp4.286 Triliun

Menurut dia, Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan sumber pendanaan dari dalam negeri saja. Terdapat potensi pendanaan besar misalnya perusahaan swasta dan komunitas internasional seperti MDB. Untuk menarik investasi dari sumber tersebut, kebijakan yang jelas dan kredibel harus disusun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Rekomendasi
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved