100 Persen CPO Produksi PTPN V Dijual untuk Kepentingan Dalam Negeri
Rabu, 27 April 2022 - 16:52 WIB
loading...
Selain menjual 100% CPOnya di dalam negeri, PTPN juga menggelar bazar minyak goreng. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PTPN V memiliki komitmen tinggi untuk memperkuat kebutuhan CPO atau minyak sawit mentah dalam negeri. Meneruskan program tahun sebelumnya, PTPN V mengalokasikan 100% produksi CPO yang ditargetkan mencapai lebih 600 ribu ton, seluruhnya untuk dijual bagi kebutuhan dalam negeri.
Baca juga: Ekspor Produk Sawit Boleh Kecuali RBD Palm Olein, Petani Sawit Buka Suara
Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa mengatakan langkah itu selaras dengan semangat Presiden Joko Widodo yang baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan sementara ekspor CPO Indonesia.
"Sama seperti tahun lalu, di tahun 2022 ini, kami yang telah mendapat dukungan dari pemegang saham serta jajaran komisaris mengambil kebijakan, seluruh produksi CPO dialokasikan untuk kebutuhan nasional. Memang produksi kami tidak sebesar perusahaan swasta, namun ini adalah tekad PTPN V untuk memperkuat kebutuhan CPO nasional," kata Jatmiko, Rabu (27/4/2022).
Produksi CPO PTPN V sepanjang 2021 lalu mencapai 574.795 ton. Produksi tersebut meningkat 30.776 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 544.019 ton.
Baca juga: Ekspor Produk Sawit Boleh Kecuali RBD Palm Olein, Petani Sawit Buka Suara
Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa mengatakan langkah itu selaras dengan semangat Presiden Joko Widodo yang baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan sementara ekspor CPO Indonesia.
"Sama seperti tahun lalu, di tahun 2022 ini, kami yang telah mendapat dukungan dari pemegang saham serta jajaran komisaris mengambil kebijakan, seluruh produksi CPO dialokasikan untuk kebutuhan nasional. Memang produksi kami tidak sebesar perusahaan swasta, namun ini adalah tekad PTPN V untuk memperkuat kebutuhan CPO nasional," kata Jatmiko, Rabu (27/4/2022).
Produksi CPO PTPN V sepanjang 2021 lalu mencapai 574.795 ton. Produksi tersebut meningkat 30.776 ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 544.019 ton.
Lihat Juga :