IKEA Tutup Toko di Rusia, Karyawan Tetap Digaji hingga Agustus 2022

Senin, 09 Mei 2022 - 14:10 WIB
loading...
IKEA Tutup Toko di Rusia,...
Ilustrasi foto/pexels/alexander isreb
A A A
JAKARTA - Induk perusahaan IKEA , Ingka Group, memutuskan untuk memperpanjang pembayaran gaji bagi 12.000 karyawan mereka di Rusia hingga Agustus 2022 mendatang. Semula, gaji hanya akan diberikan hingga bulan Mei saja.

Seperti diberitakan sebelumnya, raksasa mebel dan peritel multinasional asal Swedia, IKEA, memutuskan untuk menyetop operasional gerainya di Rusia lantaran terimbas perang Rusia-Ukraina.

Mengutip Reuters, Senin (9/5/2022), IKEA menutup tokonya di Negeri Beruang Merah imbas disrupsi rantai pasok dan kondisi perdagangan yang penuh tantangan karena invasi Rusia ke Ukraina. Pada waktu itu, IKEA memastikan gaji karyawan akan dibayar setidaknya hingga Mei 2022.

"Kami berusaha memperpanjang pembayaran gaji hingga 6 bulan. Kami terus memonitor dan menganalisis apa yang terjadi dan mengambil keputusan ke depannya," ujar Retail Manager Ingka Tolga Oncu.



Oncu tidak menjelaskan secara rinci berapa nilai pembayaran yang dimaksud. Pihaknya juga membantah perusahaan akan keluar dari Rusia. "Kami mematuhi sanksi yang berlaku dan kami memanfaatkan aset yang kami miliki di Rusia," tukasnya.

Sebagian besar perusahaan dari negara barat telah menyetop sementara operasinya di Rusia akibat deretan sanksi yang dikenakan kepada negara tersebut. Jumlahnya pun diperkirakan akan terus bertambah.

Tak hanya IKEA, langkah perpanjangan pembayaran gaji ini juga diambil oleh beberapa perusahaan seperti restoran makanan cepat saji McDonalds dan pabrikan mobil Renault.



Sebagai informasi, IKEA menjual barangnya di Rusia melalui sistem waralaba dengan Ingka sebagai pemegang waralaba utama untuk Inter IKEA. Sebanyak 2.500 karyawan menggantungkan hidup mereka di 3 pabrik perusahaan ini.



Ingka juga didapuk sebagai pemilik pusat perbelanjaan terbesar di dunia dengan 14 mal di Rusia. Salah satu malnya, MEGA, masih dibuka meski ada konflik ini. Ingka memiliki total 17 toko dan 1 pusat distribusi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Batu Bara China...
Impor Batu Bara China dari Rusia Melesat 6% pada Maret, Indonesia Turun Tajam
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan ke Berapa?
Rusia Genjot Ekspor...
Rusia Genjot Ekspor Gandum ke Afrika, Awal Tahun Tembus 11,8 Juta Ton
Putin Kena Imbas Perang...
Putin Kena Imbas Perang Dagang, Seret Minyak Rusia ke Jalur Neraka
Rusia Derita Kerugian...
Rusia Derita Kerugian Rp6.745 Triliun, Putin Hadapi Tekanan Berat
Rusia Klaim Punya Cadangan...
Rusia Klaim Punya Cadangan Energi Terbesar di Dunia, Bisa Berproduksi 500 Tahun
Kadin Indonesia dan...
Kadin Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi
Indonesia-Rusia Makin...
Indonesia-Rusia Makin Mesra di Tengah Meningkatnya Tensi Perang Dagang AS
Sebut AS Merusak Perdagangan...
Sebut AS Merusak Perdagangan Bilateral, Rusia Tak Akan Pernah Minta Keringanan Sanksi
Rekomendasi
Teruskan Perjuangan...
Teruskan Perjuangan Paus Fransiskus, Keuskupan Agung Jakarta Luncurkan Gerakan Belarasa
Tekanan Hidup dan Beban...
Tekanan Hidup dan Beban Pekerjaan Jadi Alasan Fachi Albar Gunakan Narkoba
Potret Timnas Indonesia...
Potret Timnas Indonesia U-20 Berhadapan dengan Diego Maradona
Berita Terkini
IMF Pangkas Proyeksi,...
IMF Pangkas Proyeksi, Sri Mulyani Sebut Target Ekonomi Tumbuh 5,2% Masih Realistis
10 menit yang lalu
Logam Tanah Jarang Jadi...
Logam Tanah Jarang Jadi Primadona, Pengembangan REE di Tanjung Ular Digenjot
1 jam yang lalu
Perusahaan Tambang Wanti-wanti...
Perusahaan Tambang Wanti-wanti AS Kekurangan Pasokan Mineral Tanah Jarang
1 jam yang lalu
Pentingnya Efisiensi...
Pentingnya Efisiensi dalam Pengiriman bagi Pebisnis Online
1 jam yang lalu
Kurangi Emisi Karbon,...
Kurangi Emisi Karbon, KAI Logistik Dorong Layanan Angkutan Barang via Kereta
1 jam yang lalu
IMF Pangkas Proyeksi...
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS Jadi 1,8%, Terparah di Antara Negara Maju
2 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved