Sri Mulyani Cemas dengan Dampak Kenaikan Harga Komoditas

Senin, 30 Mei 2022 - 12:25 WIB
loading...
Sri Mulyani Cemas dengan...
Sri Mulyani mengatakan ada risiko baru dari kenaikan harga komoditas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kinerja yang positif hingga April 2022. Neraca perdagangan Indonesia juga tercatat surplus 24 kali.

Baca juga: Sri Mulyani Sekarang Bikin Komik, Soal Apa Ya Isinya?

Meski begitu, dirinya mewanti-wanti agar Indonesia tetap waspada karena masih ada risiko baru yang membayangi kondisi ekonomi global, termasuk Indonesia.

"Meskipun pemulihan ekonomi di Indonesia berjalan, kita lihat dari sisi global muncul risiko baru yang harus kita waspadai terutama dalam bentuk kenaikan harga komoditas yang meningkat cepat dan ekstrim," ungkap Sri Mulyani dalam Talkshow Neraca Komoditas, Senin (30/5/2022).

Menurutnya, kenaikan harga komoditas ini menguntungkan bagi Indonesia karena memberikan dampak positif untuk ekspor komoditas. Namun di sisi lain, kenaikan harga yang ekstrim mendorong inflasi di level global terutama negara maju, yang diikuti pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat, Eropa dan Inggris.



"Artinya, interest rate akan naik dan likuiditas akan ketat. Hal ini perlu diwaspadai dalam implikasinya terhadap momentum pertumbuhan ekonomi global," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved