Bebas dari Korsel, Kementan Awasi Jamur Enoki Negara Lain

Kamis, 02 Juli 2020 - 13:24 WIB
loading...
Bebas dari Korsel, Kementan...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) sudah melakukan penarikan dan pemusnahan jamur enoki yang diimpor dari Green Co. Ltd, Korea Selatan. Dipastikan bahwa jamur enoki yang tercemar bakteri listeria monocytogenes itu sudah tidak beredar lagi di masyarakat.

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) telah meminta importir untuk menarik dan memusnahkan produk jamur enoki dari Green Co LTd, Korea Selatan. Penarikan dan pemusnahan harus dilakukan karena produk jamur itu tercemar bakteri listeria monocytogenes.

"Untuk saat ini, semua jamur enoki asal Korea Selatan telah dimusnahkan pada tanggal 22 Mei dan 19 Juni 2020 lalau. Ada 1.633 karton dengan berat 8,165 kg. Kami menyaksikan pemusnahan tersebut, " kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi, di Jakarta, Kamis (2/7/2020). ( Baca juga: Lega, Kementan Pastikan Jamur Enoki yang Tercemar Tak Beredar )

Sebagai langkah preventif, lanjut Agung, BKP juga telah memerintahkan semua Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) untuk melakukan pengawasan kepada produk jamur enoki dari Korea Selatan. Hasil dari pengawasan tersebut, dapat dipastikan jamur enoki asal Korsel ini sudah tidak beredar lagi.

"Dilaporkan dari Kalimantan Barat, Jambi, Ternate, Jakarta, dan beberapa daerah lain, mereka mengatakan jamur enoki asal Korsel sudah tidak ada di pasaran," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Harga Beras di Jepang...
Harga Beras di Jepang Naik 90%, Bagaimana di Indonesia?
Ini 3 Arahan Prabowo...
Ini 3 Arahan Prabowo untuk Mentan Amran di Kementerian Pertanian
Gerak Cepat Atasi Kekeringan,...
Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Kementan Sabet Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik di AMH 2024
Tebus Pupuk Subsidi...
Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP, Mentan Amran: Jangan Dipersulit!
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Mentan Amran: Rehabilitasi...
Mentan Amran: Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Sumatera Tanggung Jawab Negara
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Rekomendasi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved