Indonesia Belum Punya Destinasi Wisata Cokelat, Ini Penyebabnya!
Sabtu, 17 September 2022 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
“Tantangannya ada pada menciptakan segmen pasar. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami tentu saja,” pungkas Ciptadi.
Baca juga: Potret AKP Rita Yuliana Sebelum dan Sesudah Berhijab, Cantiknya Tak Memudar
Meski begitu, pasar cokelat di Indonesia masih mempunyai banyak potensi. Menurut Euromonitor (Juli 2022), nilai penjualan ritel naik 2% pada 2022 menjadi Rp13,4 triliun. Penjualan ritel ditargetkan naik 6% CAGR mencapai Rp18,2 triliun pada 2027. Sejak 2012, Barry Callebaut telah menginvestasikan lebih dari USD50 juta (Rp741,8 miliar) dan saat ini memiliki lebih dari 700 karyawan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Potret AKP Rita Yuliana Sebelum dan Sesudah Berhijab, Cantiknya Tak Memudar
Meski begitu, pasar cokelat di Indonesia masih mempunyai banyak potensi. Menurut Euromonitor (Juli 2022), nilai penjualan ritel naik 2% pada 2022 menjadi Rp13,4 triliun. Penjualan ritel ditargetkan naik 6% CAGR mencapai Rp18,2 triliun pada 2027. Sejak 2012, Barry Callebaut telah menginvestasikan lebih dari USD50 juta (Rp741,8 miliar) dan saat ini memiliki lebih dari 700 karyawan di seluruh Indonesia.
(uka)
Lihat Juga :