Rakyat Jerman Terjepit, Harga Gas sampai Kayu Bakar Melangit
Senin, 26 September 2022 - 09:10 WIB
loading...
Mahalnya harga energi membuat rumah tangga dan bisnis di Jerman makin terjepit di tengah meningginya inflasi. Foto/Ilustrasi/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Jerman, ekonomi terbesar Uni Eropa (UE), telah bergulat dengan krisis energi setelah terhentinya pasokan gas alam Rusia. Lonjakan biaya energi memicu inflasi dan memukul rumah tangga dan bisnis di seluruh negari.
Harga listrik patokan Jerman untuk tahun depan melonjak di atas €800 per megawatt-jam pada hari Jumat (23/9), atau hampir 10 kali lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Gara-gara Pasokan Gas Rusia Mampet, Banyak Warga Jerman Terancam Miskin
Mahalnya biaya energi membuat lebih banyak orang di Jerman beralih ke kayu bakar sebagai alternatif untuk memanaskan rumah mereka. Nahasnya, harga kayu bakar dan pelet kayu di negara itu pun ikut melonjak, dengan kenaikan mencapai 85,7% pada Agustus dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Kantor Statistik Federal (Destatis) melaporkan, angka tersebut menunjukkan bahwa biaya kayu bakar tumbuh jauh lebih cepat daripada harga konsumen secara umum, yang naik sebesar 7,9% selama periode yang sama.
"Alasan kenaikan harga kayu bakar dan pelet kayu di atas rata-rata adalah peningkatan permintaan, serta harga beli dan biaya transportasi yang lebih tinggi di industri kayu," ungkap Destatis seperti dikutip dari RT.com, Senin (26/9/2022).
Baca Juga: Krisis Energi Hantam Eropa, Menara Eiffel Tak Lagi Gemerlap
Harga listrik patokan Jerman untuk tahun depan melonjak di atas €800 per megawatt-jam pada hari Jumat (23/9), atau hampir 10 kali lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Gara-gara Pasokan Gas Rusia Mampet, Banyak Warga Jerman Terancam Miskin
Mahalnya biaya energi membuat lebih banyak orang di Jerman beralih ke kayu bakar sebagai alternatif untuk memanaskan rumah mereka. Nahasnya, harga kayu bakar dan pelet kayu di negara itu pun ikut melonjak, dengan kenaikan mencapai 85,7% pada Agustus dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Kantor Statistik Federal (Destatis) melaporkan, angka tersebut menunjukkan bahwa biaya kayu bakar tumbuh jauh lebih cepat daripada harga konsumen secara umum, yang naik sebesar 7,9% selama periode yang sama.
"Alasan kenaikan harga kayu bakar dan pelet kayu di atas rata-rata adalah peningkatan permintaan, serta harga beli dan biaya transportasi yang lebih tinggi di industri kayu," ungkap Destatis seperti dikutip dari RT.com, Senin (26/9/2022).
Baca Juga: Krisis Energi Hantam Eropa, Menara Eiffel Tak Lagi Gemerlap
Lihat Juga :