Ekonomi Global Tertekan, Obligasi Ritel Menarik Jadi Pilihan Investasi

Senin, 03 Oktober 2022 - 17:30 WIB
loading...
Ekonomi Global Tertekan,...
Moduit menawarkan investasi ORI sebagai salah satu instrumen investasi yang menarik. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Di tengah tekanan ekonomi global obligasi ritel (ORI) jadi pilihan aman untuk berinvestasi. Melalui ORI risiko dan pengembalian investasi menjadi lebih terukur. Lantas bagaimana investor harus mengalokasikan investasinya di saat ini? Head of Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto, menyebutkan bahwa investor perlu menyesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi.

"Untuk nasabah konservatif dapat mengalokasikan aset di produk fixed income sekitar 60%-70% dari total aset likuid, sementara untuk nasabah moderat berkisar di angka 40-50% dan nasabah agresif di dalam rentang 20%-30%," paparnya dalam pernyataannya, di Jakarta, Senin, (3/10/2022).

Baca Juga: Transaksi Kripto Capai Rp249,3 Triliun, Bappebti Tutup Celah Penipuan

Pada saat ini, pemerintah menerbitkan ORI022, obligasi ritel sebagai investasi yang aman dan dijamin pemerintah. Manuel Adhy Purwanto menyampaikan, ORI menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik saat ini, karena berbagai keuntungan yang melekat. Hal yang paling menjadi magnet bagi investor menurut Manuel adalah investasi di ORI tergolong aman, karena kupon dan pokok investasinya dijamin oleh Undang-Undang.

Bicara lebih lanjut mengenai kupon, angka yang ditawarkan pemerintah pada ORI022 lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Selain itu, kupon dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo akan dibayarkan pemerintah kepada investor setiap bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved