Ekonomi Digital RI Tumbuh Pesat, Sandiaga: Buka Segudang Peluang Usaha

Kamis, 27 Oktober 2022 - 21:10 WIB
loading...
Ekonomi Digital RI Tumbuh Pesat, Sandiaga: Buka Segudang Peluang Usaha
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam diskusi bertajuk Technology, Startup Ecosystem and Indonesias Economy 2023 di Voffice Headquarter Indonesia, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (27/10/2022). FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai USD150 miliar pada tahun 2025 dinilai menjadi momentum pemulihan ekonomi bangsa. Besarnya proyeksi tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya para pelaku UMKM.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno dalam diskusi bertajuk 'Technology, Startup Ecosystem and Indonesia's Economy 2023' di Voffice Headquarter Indonesia, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (27/10/2022).

Baca Juga: Dongkrak Parekraf, Sandiaga Uno Apresiasi Indonesia Modest Fashion Week 2022

Dalam diskusi yang dihadiri Founder and Investor of Bhumi Varta Technology, Martyn Terpilowski itu, Sandiaga Uno menyoroti besarnya pengaruh digitalisasi dalam mendorong pengembangan UMKM.

Apalagi diketahui, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mencapai USD 4,7 miliar sepanjang kuartal I tahun 2021. Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara, melampaui Singapura.

"Kita melihat bahwa pertumbuhan ekonomi digital ini terus meningkat secara signifikan, tahun lalu (2021) USD70 miliar, tahun 2025 diprediksi USD 150 miliar. Ini membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang luas," ungkap Sandiaga Uno.

"Dibutuhkan juga teknologi dan inovasi yang bisa memberikan solusi untuk para UMKM-UMKM dan teknologi yang dihadirkan oleh Pak Martyn di sini ternyata sangat bisa untuk meningkatkan peluang usaha," jelasnya.

Ekonomi Digital RI Tumbuh Pesat, Sandiaga: Buka Segudang Peluang Usaha

Lebih lanjut dipaparkannya, lewat kolaborasi yang terjalin dengan Bhumi Varta Technology, lanjutnya, pihaknya dapat memperoleh beragam informasi berbasis lokasi. Di antaranya data pergerakan wisatawan, seperti lokasi penginapan, akomodasi hingga belanja produk selama mereka berada di Indonesia.

"Kita bisa mendapatkan data-data di mana wisatawan pergi, di mana mereka berhenti, mereka belanja makanannya di mana, belanja fesyennya di mana, mereka belanja kerajinannya di mana, mereka tinggal di mana, akomodasi di mana," ungkap Sandiaga Uno.

"Dengan informasi tentang lokasi ini kita bisa menentukan arah kebijakan kita untuk bisa memberikan pelayanan kepada para wisatawan, sehingga meningkatkan pengalaman dan kenangan yang indah bagi wisatawan, sehingga mereka akan kembali lagi," paparnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1755 seconds (11.210#12.26)