Sri Mulyani: Belum Tentu Indonesia Bisa Naik Status jadi Negara Maju

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:58 WIB
loading...
Sri Mulyani: Belum Tentu...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui Indonesia masih sulit menjadi high income country atau negara maju berpendapatan tinggi.

Seperti diketahui, Bank Dunia telah menaikkan peringkat Indonesia dari negara berpendapatan menengah (lower middle income country) menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country) sejak 1 Juli 2020 lalu.

"Memang kita naik ke upper middle income country, tapi tidak berarti kita bisa naik hingga high income country. Karena banyak negara di dunia dalam kategori middle income ini enggak bergerak selama 3 dekade dan masuk middle income trap," ujar Sri Mulyani dalam raker di Gedung DPD, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

(Baca Juga: Bank Dunia Kerek Status Indonesia, Ngutang Jadi Kian Cincay)

Dia melanjutkan, Indonesia harus berusaha supaya tidak terjebak dalam middle income trap. Beberapa negara Asia, kata dia, sudah bisa keluar dari status negara berpendapatan menengah atas. "Tapi banyak juga negara yang melewatinya kayak Singapura, Korea Selatan yang bisa menjadi high income country," jelasnya.

Sri Mulyani pun mengatakan akan menggenjot daya saing usaha dan kualitas sumber daya manusia agar Indonesia bisa terus naik kelas menjadi negara maju. Hal ini menurutnya juga sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo yang berharap Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045.

"Apa yang perlu kita pelajari serta mempelajari sisi produktivitas daya saing. Kita harus melihat faktor pondasi dan produktivitas sumber daya manusia Indonesia. Termasuk kualitas infrastruktur adopsi dan inovasi," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Melebur G7 Bersama BRICS...
Melebur G7 Bersama BRICS untuk Melawan Fragmentasi Dunia
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Kunjungi ITB, Muhaimin:...
Kunjungi ITB, Muhaimin: Saatnya Indonesia Naik Kelas Jadi Negara Maju
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Rekomendasi
Misteri Rumah Rimar...
Misteri Rumah Rimar Idol Terungkap! Sosok Bermuka Batu Bertaring Pernah Muncul di Depannya
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Negara Peserta Piala...
Negara Peserta Piala Dunia U-17 2023, Indonesia Jadi Tuan Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved