Sanksi Uni Eropa Membayangi, Penyuling India Waswas Beli Minyak Rusia

Kamis, 17 November 2022 - 16:45 WIB
loading...
Sanksi Uni Eropa Membayangi,...
Penyuling India dibuat waswas saat membeli minyak mentah Rusia, lantaran sanksi Uni Eropa (UE) bakal diterapkan secara penuh setelah 5 Desember 2022. Foto/Dok Reuters
A A A
NEW DELHI - Penyuling India dibuat waswas saat membeli minyak mentah Rusia, lantaran sanksi Uni Eropa (UE) bakal diterapkan secara penuh setelah 5 Desember 2022, mendatang. Meski begitu Uni Eropa disebut masih menunggu kejelasan tentang mekanisme batas harga yang diusulkan G7.

Seperti dilansir Reuters, hal itu disampaikan sumber yang akrab dengan rencana pembelian minyak mentah dari penyuling India. Sementara itu penyuling China disebut sudah mulai memperlambat impor minyak Rusia mulai bulan depan.

Baca Juga: Dikejar Embargo Penuh Eropa, Minyak Mentah Rusia Mengalir Deras lewat Laut

Raksasa Asia itu merupakan dua dari tiga importir teratas dunia, dan telah menjadi pelanggan terbesar Rusia setelah Barat menghindari minyak Rusia setelah pecahnya perang di Ukraina.

Berkurangnya pembelian dari kedua negara diyakini bakal membuat Rusia mengejar pelanggan alternatif, dan berpotensi menekan harga. Bahkan jika pembeli baru itu tidak mungkin bergabung dengan rencana negara-negara kaya G7 untuk membatasi harga minyak Rusia.

Baca Juga: Minyak Rusia Membanjiri Pelabuhan Asia, Menumpuk di Lepas Pantai Singapura dan Malaysia

Reliance Industries Ltd, operator kompleks penyulingan terbesar di dunia dan pelanggan utama untuk Rusia, belum memesan kargo Rusia setelah 5 Desember. Diungkap dua sumber yang mengetahui rencana pembelian penyulingan kepada Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Berita Terkini
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved