Hipmi: Ubah mindset dari pegawai jadi bos
Senin, 16 Juli 2012 - 08:00 WIB
Hipmi: Ubah mindset dari pegawai jadi bos
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIIPMI) Jawa Barat, Yedi Karyadi mengungkapkan saat ini banyak masyarakat yang memiliki pandangan lebih memilih bekerja atau menjadi pegawai. Menurutnya, perlu adanya perubahan mindset (pola berpikir) masyarakat dari pekerja menjadi wirausaha untuk bisa memimpin usaha sendiri.
Pasalnya, dengan memiliki pola berpikir dan jiwa kewirausahaan taraf hidup seseorang semakin meningkat. Kalau sebelumnya orang bekerja, namun dengan berwirausaha justru menyediakan lapangan pekerjaan.
“Saat ini kita memperjuangkan bagaimana mengubah mindset masyarakat dari pekerja menjadi wirausahawan. Banyak langkah yang kita tempuh, harapannya tumbuh menjadi usaha mikro sampai usaha makro,” terangnya kepada wartawan di Sawangan, Depok, Minggu, 15 Juli 2012.
Yedi mengungkapkan, untuk mewujudkan masyarakat dengan pola pikir wirausaha, salah satunya melalui pelatihan dan pembinaan. Yang lebih penting, imbuhnya, melalui penggalakan pendidikan kewirausahaan dalam kampus. Menurutnya, usaha tersebut sampai saat ini tengah dilakukan baik di tingkat kota maupun propinsi. “Ya tetap kita menjalin dengan mitra seperti perbankan dan lainnya untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
Menurutnya, langkah membentuk jiwa wirausaha sejak muda agar bisa menjadikan pengalaman dan bisa mengembangkan usaha dalam skala makro. Dirinya berharap kedepannya, bisa berbuat lebih banyak dalam mencetak kader muda yang memiliki pola berpikir dan jiwa wirausaha. “Tentu kita berharap agar bisa mengembangkan ekonomi masyarakat melalui wirausaha,” jelas pengusaha migas ini.
Hal senada diutarakan ketua Hipmi Kota Depok, Mustofa Budi Cahyo, pihaknya berharap bisa menjadi penggerak ekonomi di kota Depok. Di antaranya, melalui forum atau pelatihan bagi wirausaha muda. “Kegiatan yang mencetak wirausaha muda di Depok perlu digalakkan. Tentu, didukung oleh semua pihak dan bermitra dengan pihak yang bisa mengembangkan usaha,” tutupnya.
Pasalnya, dengan memiliki pola berpikir dan jiwa kewirausahaan taraf hidup seseorang semakin meningkat. Kalau sebelumnya orang bekerja, namun dengan berwirausaha justru menyediakan lapangan pekerjaan.
“Saat ini kita memperjuangkan bagaimana mengubah mindset masyarakat dari pekerja menjadi wirausahawan. Banyak langkah yang kita tempuh, harapannya tumbuh menjadi usaha mikro sampai usaha makro,” terangnya kepada wartawan di Sawangan, Depok, Minggu, 15 Juli 2012.
Yedi mengungkapkan, untuk mewujudkan masyarakat dengan pola pikir wirausaha, salah satunya melalui pelatihan dan pembinaan. Yang lebih penting, imbuhnya, melalui penggalakan pendidikan kewirausahaan dalam kampus. Menurutnya, usaha tersebut sampai saat ini tengah dilakukan baik di tingkat kota maupun propinsi. “Ya tetap kita menjalin dengan mitra seperti perbankan dan lainnya untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
Menurutnya, langkah membentuk jiwa wirausaha sejak muda agar bisa menjadikan pengalaman dan bisa mengembangkan usaha dalam skala makro. Dirinya berharap kedepannya, bisa berbuat lebih banyak dalam mencetak kader muda yang memiliki pola berpikir dan jiwa wirausaha. “Tentu kita berharap agar bisa mengembangkan ekonomi masyarakat melalui wirausaha,” jelas pengusaha migas ini.
Hal senada diutarakan ketua Hipmi Kota Depok, Mustofa Budi Cahyo, pihaknya berharap bisa menjadi penggerak ekonomi di kota Depok. Di antaranya, melalui forum atau pelatihan bagi wirausaha muda. “Kegiatan yang mencetak wirausaha muda di Depok perlu digalakkan. Tentu, didukung oleh semua pihak dan bermitra dengan pihak yang bisa mengembangkan usaha,” tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :