PNBP Capai Rp554,5 Triliun Jelang Akhir Tahun, Ini Pendorongnya

Jum'at, 15 Desember 2023 - 21:05 WIB
Kementerian Keuangan melaporkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp554,5 triliun, atau tumbuh 3,1% dibandingkan tahun lalu. Angka tersebut melampaui target APBN, setara 125,6% dari target UU APBN awal atau 107,5% dari target Perpres nomor 75 tahun 2023.

"Capaian ini utamanya kontribusi dari peningkatan pendapatan sumber daya alam (SDA) non migas, pendapatan kekayaan negara dipisahkan (KND), dan pendapatan PNBP lainnya," ungkap Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Desember 2023 di Jakarta, Jumat (15/12/2023).



Baca Juga: Lampaui Target, Penerimaan Pajak Capai Rp1.739,84 Triliun

Angka ini terdiri dari salah satunya penerimaan SDA migas sebesar Rp109 triliun. Realisasi hingga 12 Desember 2023 ini terkontraksi 20% yoy diakibatkan adanya penurunan ICP akibat perlambatan pertumbuhan perekonomian di kawasan Eropa dan lifting minyak akibat terlambatnya onstream dan penurunan produksi alamiah.

"Penerimaan SDA non migas hingga 12 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp131 triliun, tumbuh 21,2% yoy uang utamanya disumbang oleh penyesuaian tarif batubara melalui pemberlakuan PP nomor 26 tahun 2022, peningkatan realisasi piutang PNBP atas implementasi Automatic Blocking System (ABS), pemanfaatan data analitik SIMBARA, serta profiling wajib bayar dalam pelaksanaan pengawasan," jelas Sri.

Kemudian, penerimaan KND hingga 12 Desember 2023 terealisasi sebesar Rp81,5 triliun, tumbuh 100,9% yoy disumbang oleh setoran dividen BUMN perbankan yang mencapai Rp40,8 triliun dan non perbankan yang mencapai Rp40,7 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!