Memanen Keuntungan dari Hidroponik

Sabtu, 19 September 2020 - 06:02 WIB
Di Indonesia sendiri pembudidayaan hidroponik sebenarnya sudah pernah digagas Presiden Joko Widodo pada awal tahun 2014 lalu. Pada saat itu Rusunawa Marunda menjadi lokasi pertama proyek Rumah Hidroponik. Lewat program ini beberapa petani yang berada di dalam Rumah Hidroponik tersebut mampu mendapatkan omzet hingga Rp15 juta per bukan. Namun, pada Desember 2017, Rumah Hidroponik tersebut tidak lagi dilanjutkan karena kurangnya perawatan. (Baca juga: Inilah Tips Melawan Rasa Malas Beribadah)

Pengembangan bisnis hidroponik pun kini dilanjutkan dengan adanya program yang dicanangkan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), yaitu program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP).

"Anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia," ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri.

Selain itu hidroponik dapat menjadi sebuah model alternatif yang bisa diandalkan. Karena tanaman yang dihasilkan memiliki kualitas yang bisa lebih menjamin daya saing. "Artinya pertanian ini bisa jadi alternatif untuk daya saing. Terlebih lagi semua negara berkembang sudah menerapkan system hidroponik, khususnya yang memiliki tanah sempit seperti Singapura," jelasnya.

Di Singapura, hampir 50% model pertaniannya sudah memakai sistem hidroponik sehingga apabila ingin mengekspor sayuran hidroponik ke negara tersebut akan lebih mudah daripada mengekspor sayuran yang dihasilkan secara konvensional. Bahkan di Singapura dan Jepang pertanian hidroponik sudah mencapai tahap plant factory, yaitu keakurasian bentuk serta rasa bisa dikontrol dengan baik.

Salah satu kelebihan dari pertanian hidroponik adalah lebih mudah dan bisa dilakukan kapan saja tanpa mengenal musim. Hal ini sangat berbeda dengan sistem pertanian menggunakan tanah sebagai media tanam yang memerlukan berbagai persiapan seperti mengolah tanah dan persiapan lain. (Baca juga: Masih Banyak Siswa Belum Memiliki Gawai dan Kesulitan Sinyal)

Karena kepraktisan dan keuntungan yang dijanjikan dari hidroponik, tidak aneh bila saat ini banyak ?marketplace yang menawarkan paket instalasi hidroponik? pipa paralon dengan harga bervariasi. Sebagai contoh, media tanam dengan menggunakan pipa 2,5 tipe D, panjang 100 cm, lebar 50 cm, tinggi 90 cm, serta jumlah lubang 44 dijual seharga Rp 1,1 juta.

Sementara itu banyak juga yang menawarkan paket instalasi hidroponik lengkap yang dijual di bawah harga Rp1 juta, tetapi dihadirkan dengan spesifikasi yang lebih sederhana. "Kini semakin banyak masyarakat yang mengenal sayuran hidroponik dan merasakan kelebihannya, makanya permintaan juga mulai banyak sehingga pertanian sistem hidroponik ini juga semakin dilirik sebagai sebuah peluang usaha yang menjanjikan," ujar praktisi hidroponik Ginanjar Ibnu Tamimi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!