FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian RI di Masa Pandemi

Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:08 WIB
BPS pun mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) sejak Juni 2020 sebesar 99,66 terus meningkat hingga Desember 2020 menjadi 103,2, dan berlanjut pada awal 2021. Pada September 2021, NTP sebesar 105,68 dan meningkat 0,96% dibanding Agustus 2021. Indonesia juga berhasil menjaga ketersediaan pangan dan mengurangi prevalensi kerawanan pangan (FIES) dan inflasi bahan pangan selama pandemi.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan peringatan HPS ke-41 tahun 2021 bertujuan memperkuat kerja sama dan meningkatkan koordinasi fungsional yang efektif seluruh komponen pemerintah dan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan. Juga mendorong ketangguhan sektor pertanian, khususnya pandemi global Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

(Baca juga:FAO Apresiasi Pertanian Indonesia)

“Kita berharap HPS ini menjadi bagian menyampaikan rasa hormat kepada para pelaku usaha pertanian. Dalam dua tahun, Indonesia dilanda situasi sulit akibat pandemi Covid-19 yang membuat sendi kehidupan stagnan, namun sektor pertanian mampu menjaga negara dan bangsa. Pertanian satu-satunya sektor yang tak pernah surut, PDB pertanian terus tumbuh positif di saat sektor lain mengalami penurunan,” sebutnya.

Syahrul menekankan tantangan yang hadapi sektor pertanian ke depan semakin berat mengingat akan adanya perubahan iklim, krisis air dan lonjakan pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia bahkan dunia.

“Di HPS ini siapkan teknologi untuk mengatasi perubahan iklim, agar bisa menyiapkan air sehingga tidak terjadi kekeringan, upaya-upaya menanami pekarangan dan varietas tanaman yang dapat menyimpan atau hemat air,” tegasnya.

(Baca juga:FAO dan MNC Trijaya Gelar ‘Food Heroes Day’ di Tengah Pandemi)

Mentan mengapresiasi komitmen dan dukungan FAO, maupun Dana Internasional untuk Pengembangan Agrikultural atau International Fund for Agricultural Development/IFAD, Program Pangan Dunia atau World Food Programme/WFP, dan mitra pembangunan lainnya dalam membantu Indonesia untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19, utamanya bagi petani dan masyarakat rentan.

“Highlight kegiatan HPS tahun ini, kita akan bersama-sama secara serentak melakukan kegiatan panen dan tanam raya berbagai komoditas pertanian dari 41 titik lokasi di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. 41 titik lokasi ini menandai usia pelaksanaan peringatan HPS ke-41 tahun ini,” kata Mentan Syahrul.

Adapun komoditas yang akan ditanam dan dipanen meliputi komoditas padi, jagung, sorghum, kedelai, kacang tanah, kelapa sawit dan kakao, cabai, tomat, brokoli, bawang merah dan bunga hias.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More