Harga Minyak Dunia Ambruk, Brent dan WTI Tinggalkan USD100 per Barel
Rabu, 13 Juli 2022 - 10:50 WIB
Indeks dolar AS juga sebelumnya sempat mencapai 108,56, level tertinggi sejak Oktober 2002. Minyak pada umumnya dihargai dalam dolar AS, sehingga ketika posisi greenback lebih kuat maka membuat komoditas minyak menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Investor juga cenderung melihat dolar sebagai tempat yang aman selama volatilitas pasar.
Katalis yang membebani harga minyak masih berasal dari kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga agresif demi membendung inflasi akan mendorong penurunan ekonomi. Lebih jauh, kebijakan pembatasan baru di China juga terus membebani pasar.
Baca Juga: Segini Harga Asli Pertalite, Pertamax dan LPG 3 Kg Jika Tak Disubsidi
Beberapa kota di Negeri Tirai Bambu itu telah mengadopsi pembatasan baru, dari penutupan bisnis hingga cakupan lockdown yang lebih luas. Ini dilakukan dalam upaya untuk mengendalikan infeksi dari subvarian baru virus corona.
Katalis yang membebani harga minyak masih berasal dari kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga agresif demi membendung inflasi akan mendorong penurunan ekonomi. Lebih jauh, kebijakan pembatasan baru di China juga terus membebani pasar.
Baca Juga: Segini Harga Asli Pertalite, Pertamax dan LPG 3 Kg Jika Tak Disubsidi
Beberapa kota di Negeri Tirai Bambu itu telah mengadopsi pembatasan baru, dari penutupan bisnis hingga cakupan lockdown yang lebih luas. Ini dilakukan dalam upaya untuk mengendalikan infeksi dari subvarian baru virus corona.
(nng)
Lihat Juga :