Harga Minyak Mentah Dunia Menanjak Naik Saat Dolar AS Tenggelam

Jum'at, 24 Juli 2020 - 09:40 WIB
loading...
Harga Minyak Mentah...
Harga minyak mentah dunia menanjak naik pada perdagangan, Jumat (24/7/2020) ketika dollar Amerika Serikat (USD) tenggelam semakin dalam usai jatuh hampir mendekati level terendah dalam dua tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak mentah dunia menanjak naik pada perdagangan, Jumat (24/7/2020) ketika dollar Amerika Serikat (USD) tenggelam semakin dalam usai jatuh hampir mendekati level terendah dalam dua tahun. Ditambah permintaan bahan bakar tergerus oleh meningkatnya kasus virus corona di Negeri Paman Sam yang telah mencapai 4 juta orang lebih terjangkit.

(Baca Juga: Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi )

Ditambah meningkatnya ketegangan AS dan China menyusul penutupan konsulat China di Houston juga mempengaruhi pergerakan harga minyak dunia. Dolar tercatat meluncur ke level terendah dalam 22 bulan terhadap mata uang utama lainnya. Seperti diketahui dolar yang melemah biasanya membuat permintaan meningkat karena menjadi lebih murah.

Seperti dilansir Reuters hari ini, harga minyak mentah Brent terpantau meningkat 15 sen atau 0,4% untuk bertengger di level USD43,46 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS yakni West Texas Intermediate (WTI) menguat sebesar 12 sen yang setara dengan 0,3% menjadi USD41,19/barel.

"Harga minyak mentah berusaha untuk bergerak stabil seiring harapan tinggi bahwa kongres akan sepakat memberikan stimulus lanjutan," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.

(Baca Juga: AS-China Memanas Imbas Penutupan Konsulat Bikin Dolar Loyo, Peluang Rupiah Menguat )

Di sisi lain jumlah klaim pengangguran mendadak naik menjadi 1.416.000 minggu lalu untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan, menunjukkan pemulihan ekonomi AS macet di tengah lonjakan kasus baru Covid-19. Amerika Serikat pada hari Kamis mencatat lebih dari 1.000 kematian dari COVID-19, untuk menjadi sinyal adanya gelombang kedua.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved