Laba Bersih PT Vale Triwulan Pertama Tahun 2020 Meningkat Signifikan
Rabu, 29 April 2020 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Namun, 14% lebih rendah dibandingkan produksi pada 4T19 yang disebabkan oleh adanya aktivitas pemeliharaan yang telah terencana di pabrik pengolahan.
“Melihat pencapaian sejauh ini dan dengan asumsi tidak ada dampak besar dari COVID-19 pada operasi kami, kami yakin dapat mempertahankan tingkat produksi kami pada tahun 2020,“ kata Nico Kanter.
Baca juga: PT Vale 'All Out' Bantu Pemerintah Atasi Covid-19 di Sulsel
Kas dan setara kas grup pada 31 Maret 2020 adalah AS$292,8 juta, naik sebesar AS$43,8 juta dari saldo pada 31 Desember 2019 terutama disebabkan oleh pengeluaran kas yang lebih rendah terkait belanja modal pada 1T20 sebesar AS$33,0 juta, dibandingkan dengan AS$57,7 juta yang dikeluarkan pada 4T19. Pada 31 Maret 2020, Perseroan, bersama dengan para pemegang sahamnya, Vale Canada Limited ("VCL") dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. ("SMM"), dan juga PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) ("Inalum”) telah menyetujui perpanjangan tenggat waktu penandatanganan perjanjian-perjanjian definitif terkait divestasi hingga akhir Mei 2020.
“Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan: keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi,” pungkasnya.
“Melihat pencapaian sejauh ini dan dengan asumsi tidak ada dampak besar dari COVID-19 pada operasi kami, kami yakin dapat mempertahankan tingkat produksi kami pada tahun 2020,“ kata Nico Kanter.
Baca juga: PT Vale 'All Out' Bantu Pemerintah Atasi Covid-19 di Sulsel
Kas dan setara kas grup pada 31 Maret 2020 adalah AS$292,8 juta, naik sebesar AS$43,8 juta dari saldo pada 31 Desember 2019 terutama disebabkan oleh pengeluaran kas yang lebih rendah terkait belanja modal pada 1T20 sebesar AS$33,0 juta, dibandingkan dengan AS$57,7 juta yang dikeluarkan pada 4T19. Pada 31 Maret 2020, Perseroan, bersama dengan para pemegang sahamnya, Vale Canada Limited ("VCL") dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. ("SMM"), dan juga PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) ("Inalum”) telah menyetujui perpanjangan tenggat waktu penandatanganan perjanjian-perjanjian definitif terkait divestasi hingga akhir Mei 2020.
“Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan: keselamatan jiwa merupakan hal terpenting dan menjaga kelestarian bumi,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :