Tol Cisumdawu Mengubah Peta Jalur Mudik, GT Cikampek Utama Tak Lagi Jadi Biang Kemacetan
Jum'at, 14 Juli 2023 - 21:36 WIB
loading...
Pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi - Sumedang - Dawuan) diyakini bakal menjadi solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di GT Cikampek Utama (Cikatama) saat musim mudik tiba. Foto/Dok PUPR
A
A
A
JAKARTA - Pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi - Sumedang - Dawuan) diyakini bakal menjadi solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di GT Cikampek Utama (Cikatama) saat musim mudik tiba.Sebab nantinya masyarakat mempunyai opsi yang lebih untuk memilih jalur mudik sehungga kendaraan tidak terfokus di Jalan tol Jakarta - Cikampek, tapi bisa menyusuri ke sisi sisi selatan dan mengakses tol Cisumdawu.
"Yang jelas dengan keberadaan Cisumdawu ini akan mengubah peta jalur mudik, jadi semua nanti numpuknya akan di Cipali sana, jadi menggeser dari Cikampek Utama ke pertemuan Cisumdawu di Cipali, itu di KM150," ujar Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja saat ditemui MNC Portal di kantor Kementerian PUPR, Jumat (14/7/2023).
Baca Juga: Diresmikan Usai 12 Tahun Pengerjaan, Jalan Tol Cisumdawu Masih Gratis Selama 3 Minggu
Jalan tol Cisumdawu sendiri terdiri dari 6 Seksi, Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan (11,45 Km) sejak Januari 2022. Diikuti dengan Seksi 2 Pamulihan - Sumedang (17,05 Km) Seksi 3 Sumedang - Cimalaka (4,05 Km). Kemudian Seksi 4 Cimalaka - Legok (8,2 Km), Seksi 5 Legok - Ujung Jaya (14,9 Km), dan Seksi 6 Ujung Jaya - Dawuan termasuk Junction Dawuan (6,065 Km).
Baca Juga: Segera Beroperasi, Segini Bocoran Tarif Tol Cisumdawu
Menurut Endra, lewat pengoperasian seluruh Seksi tol Cisumdawu akan menggeser titik kemacetan yang biasanya terjadi di KM 47 tol Japek, imbas pertemuan Tol Layang MBZ dan Japek non elevated ke KM 150 ruas tol Cipali (Cikopo-Palimanan).
"Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar," sambung Endra.
"Yang jelas dengan keberadaan Cisumdawu ini akan mengubah peta jalur mudik, jadi semua nanti numpuknya akan di Cipali sana, jadi menggeser dari Cikampek Utama ke pertemuan Cisumdawu di Cipali, itu di KM150," ujar Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja saat ditemui MNC Portal di kantor Kementerian PUPR, Jumat (14/7/2023).
Baca Juga: Diresmikan Usai 12 Tahun Pengerjaan, Jalan Tol Cisumdawu Masih Gratis Selama 3 Minggu
Jalan tol Cisumdawu sendiri terdiri dari 6 Seksi, Seksi 1 Cileunyi - Pamulihan (11,45 Km) sejak Januari 2022. Diikuti dengan Seksi 2 Pamulihan - Sumedang (17,05 Km) Seksi 3 Sumedang - Cimalaka (4,05 Km). Kemudian Seksi 4 Cimalaka - Legok (8,2 Km), Seksi 5 Legok - Ujung Jaya (14,9 Km), dan Seksi 6 Ujung Jaya - Dawuan termasuk Junction Dawuan (6,065 Km).
Baca Juga: Segera Beroperasi, Segini Bocoran Tarif Tol Cisumdawu
Menurut Endra, lewat pengoperasian seluruh Seksi tol Cisumdawu akan menggeser titik kemacetan yang biasanya terjadi di KM 47 tol Japek, imbas pertemuan Tol Layang MBZ dan Japek non elevated ke KM 150 ruas tol Cipali (Cikopo-Palimanan).
"Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar," sambung Endra.
Lihat Juga :