Inflasi Rendah, Konsumen Masih Menunda Belanja

Senin, 03 Agustus 2020 - 21:44 WIB
loading...
Inflasi Rendah, Konsumen...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Berdasar catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pada bulan Juli 2020 terjadi deflasi sebesar -0,10% secara bulanan (month-to-month/mtm), dimana ini menjadi deflasi pertama sejak akhir 2019 lalu.

Penyebab utama deflasi di bulan kemarin ialah adanya deflasi pada komponen harga bergejolak dimana harga pangan seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam masih mengalami penurunan sebesar masing-masing -27,97%, -17,85%, dan -7,29%. (Baca: Bukan New Normal, Deflasi Juli 2020 Memang Tak Normal )

Hal tersebut disebabkan oleh masih rendahnya daya beli masyarakat menengah serta menengah ke bawah sehingga tingkat permintaan komponen ini juga berkurang.

"Penurunan permintaan ini kemudian juga diikuti oleh masa panen bawang pada sekitar bulan Juni-Juli di beberapa daerah, sehingga mendorong deflasi harga pangan," kata pengamat ekonomi Josua Pardede saat dihubungi di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Sementara itu, pendorong inflasi sepanjang bulan Juli yang lalu adalah inflasi inti yang didorong oleh kenaikan tarif pendidikan serta kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar 10,34%, akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. (Baca juga: Lelang The Tale of Two Oranges Berhasil Kumpulkan Rp312,5 Juta untuk Pendidikan )

Secara keseluruhan, kata Josua, dengan tekanan inflasi yang rendah tersebut mengindikasikan tingkat konsumsi masyarakat cenderung masih dalam tren menurun dari awal tahun hingga awal kuartal III tahun 2020 ini.

Bagi konsumen masyarakat berpenghasilan menengah dan menengah ke bawah terkena dampak yang signifikan dari kebijakan PSBB di berbagai daerah yakni penurunan pendapatan karena sebagian masyarakat berpenghasilan menengah bekerja di sektor non-formal tidak dapat mencari nafkah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Wajib Halal Oktober...
Wajib Halal Oktober 2026 Dorong Perlindungan Konsumen dan Transparansi Produk
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved