Gelontorkan Rp26 Triliun, Tahun Depan Pemerintah Alokasikan Pupuk Subsidi Cuma 5 Juta Ton

Rabu, 08 November 2023 - 20:53 WIB
loading...
Gelontorkan Rp26 Triliun,...
Tahun depan alokasi pupuk subsidi hanya 5 juta ton. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan menetapkan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp26,68 triliun pada 2024. Tujuannya untuk mendorong produktivitas petani kecil, mengurangi biaya usaha tani, hingga mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Mentan Ingin Petani Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi mengatakan, produksi pupuk bersubsidi baik urea dan nPK akan disesuaikan dengan anggaran yang ditetapkan pemerintah. Dari dana subsidi senilai Rp26,68 triliun, diperkirakan pupuk bersubsidi yang diproduksi dan disalurkan perseroan pada tahun depan mencapai 5 juta ton.

"Kalau untuk anggaran yang ditetapkan adalah memang hanya cukup untuk 5 juta ton," ungkap Rahmad saat rapat kerja (raker) dan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR, Rabu (8/11/2023).

Rahmad memastikan Pupuk Indonesia akan meningkatkan volume pupuk subsidi di tahun depan, sejalan dengan arahan Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN. Dia optimistis pihaknya mampu mencukupi kebutuhan pupuk bagi para petani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
Rekomendasi
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved