Dari Manggis Hingga Padi, Ikut Mendongkrak Kesejahteraan Petani

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Saat pandemi, kesejahtaran petani memang cenderung meningkat. Contohnya saja para petani buah tadi. Kesejahteraan yang meningkat ini tidak hanya dinikmati petani buah, petani padi pun ikut merasakan hal yang sama, demikian juga dengan pemilik penggilingan padi. Ini terjadi karena harga gabah juga ikut meningkat.

Data terakhir yang disampaikan BPS menunjukkan, rata-rata harga gabah dengan kualitas kering panen (Gabah Kering Panen /GKP) selama Juli 2020 di tingkat petani meningkat 1,44% atau menjadi Rp4.788 per Kg,dibandingan dengan Mei 2020. Sementara itu, di tingkat penggilingan harga rata-rata gabah kualitas GKP naik 1,32% menjadi Rp4.883 per kg.

Secara tahunan pendapatan petani padi juga meningkat, sebab pada Juli 2020 dibandingkan dengan harga gabah di Juli 2019 juga mengalami kenaikan. Di tingkat petani harga gabah kualitas GKP, Gabah Kering Giling (GKG) serta gabah di luar kualitas tersebut masing-masing naik sebesar 3,68% ; 3,30%, dan 3,11% .

Hal yang sama juga terjadi di tingkat penggilingan. Rata-rata harga pada Juli 2020 dibandingkan dengan Juli 2019 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah di luar kualitas tersebut masing-masing naik sebesar 3,62%; 4,01% dan 2,90%.

Kesejahteraan petani saat pandemijuga bisa diukur melalui NTP (Nilai Tukar Petani). NTP berupa indeks yang menggambarkan tingkat kemampuan daya beli petani di perdesaan. Daya beli dimaksud ini mencakup kemampuan mengkonsumsi barang dan jasa kebutuhan sehari-hari, maupun untuk biaya produksi usaha pertanian.

Secara nasional NTP pada Juli 2020 tercatat sebesar 100,09 atau naik 0,49% dibanding NTP Mei 2020. Nah, untuk periode Januari–Juli 2020, NTP mencapai 101,29. NTP di periode ini lebih tinggi 1,16% dibandingkan NTP pada periode yang sama di tahun 2019. Dari sini tergambar jelas bahwa selama pandemi daya beli petani di desa malah meningkat.

Untuk menjadikan pertanian sebagai gerbong untuk menarik pertumbuhan ekonomi agar bergerak lebih cepat lagi, butuh upaya yang lebih keras lagi. Sebenarnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk memperkuat sektor pertanian.

Pertanian masih menghadapi permasalahan klasik seperti harga komoditas yang turun saat panen. Harga pupuk, benih/bibit yang melonjak saat dibutuhkan di musim tanam. Tenaga kerja yang ada di sektor ini kualitasnya juga harus ditingkatkan dan perlu melakukan regenerasi petani. Mengajak kaum milenial untuk mau menjadi petani modern.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved