Jelang Jokowi Naik Podium, Rupiah Diramal Melempem

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 08:58 WIB
loading...
Jelang Jokowi Naik Podium,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjelang Presiden Joko Widodo membacakan nota keuangan hari ini, nilai tukar rupiah diramal bakal melempem. Jika ramalan itu kejadian, maka akan membuat rupiah terus berada dalam zona tak nyaman. Pasalnya, pada penutupan perdagangan kemarin di pasar spot, mata uang Garuda terpleset sebesar 15 poin atau 0,1% ke posisi Rp14.775.

Pelemehan rupiah hari ini disebabkan berlanjutnya kekhawatiran pasar atas, salah satunya, peningkatan kasus Covid di Tanah Air. Sengkarut hubungan antara China dan Amerika juga bakal memengaruhi pergerakan rupiah. ( Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Kompleks Parlemen Mengenakan Pakaian Adat )

Ditambah lagi kemungkinan perekonomian nasional didera resesi. Sebab, sejumlah analis, bahkan pejabat, sudah menyatakan bahwa pada kuartal III besok pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa minus hingga 2%.

"Potensi resesi di Indonesia yang diperkirakan banyak analis menjadi faktor penekan," kata Ariston, Kepala Riset Monex Investindo Futures Aristo, di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Dia melanjutkan dari eksternal, selain sengkarut China-AS, paket stimulus Amerika yang masih belum disetujui dan indikasi pemulihan ekonomi yang lambat juga bisa menjerembabkan nilai tukar rupiah.

"Potensi pergerakan rupiah di kisaran 14.700-14.850," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Rupiah Melemah Makin...
Rupiah Melemah Makin Dalam Diterpa Serangan AS ke Iran, Hari Ini Rp17.966/USD
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved