Rupiah Ditutup Menguat ke Rp15.507, Trump Diprediksi Menangi Pilpres AS
Kamis, 17 Oktober 2024 - 16:34 WIB
loading...
Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup menguat pada perdagangan, Kamis (17/10/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah pada perdagangan hari ini kembali ditutup menguat tipis 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp15.507 setelah sebelumnya di level Rp15.510 per USD. Mengutip data Bloomberg, rupiah sempat dibuka melemah ke Rp15.545 per USD.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan mata uang juga dari investor yang mengesampingkan pemangkasan suku bunga yang besar dari Federal Reserve pada pertemuan kebijakan berikutnya dan memperkirakan kemenangan pemilu oleh mantan Presiden Donald Trump.
"Rencana Trump untuk menerapkan pemangkasan pajak, pelonggaran regulasi keuangan, dan tarif yang lebih tinggi dipandang positif bagi dolar," tulis Ibrahim dalam risetnya, Kamis (17/10/2024).
Baca Juga: Siapa Vem Miller? Pria yang Akan Membunuh Trump Ternyata Mengaku Jurnalis dan Memiliki Banyak Paspor
Sebelumnya, Trump terlihat mengungguli Wakil Presiden Kamala Harris di pasar taruhan daring, sementara jajak pendapat media terkini menunjukkan Harris sedikit di depan. Namun dengan sekitar tiga minggu tersisa hingga pemungutan suara, pasar bersiap untuk persaingan yang ketat.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan mata uang juga dari investor yang mengesampingkan pemangkasan suku bunga yang besar dari Federal Reserve pada pertemuan kebijakan berikutnya dan memperkirakan kemenangan pemilu oleh mantan Presiden Donald Trump.
"Rencana Trump untuk menerapkan pemangkasan pajak, pelonggaran regulasi keuangan, dan tarif yang lebih tinggi dipandang positif bagi dolar," tulis Ibrahim dalam risetnya, Kamis (17/10/2024).
Baca Juga: Siapa Vem Miller? Pria yang Akan Membunuh Trump Ternyata Mengaku Jurnalis dan Memiliki Banyak Paspor
Sebelumnya, Trump terlihat mengungguli Wakil Presiden Kamala Harris di pasar taruhan daring, sementara jajak pendapat media terkini menunjukkan Harris sedikit di depan. Namun dengan sekitar tiga minggu tersisa hingga pemungutan suara, pasar bersiap untuk persaingan yang ketat.
Lihat Juga :