Dilema PSBB Jelang Resesi, Bagaimana dengan Ekonomi?
Kamis, 10 September 2020 - 11:22 WIB
loading...
Penerapan kembali PSBB secara ketat di DKI Jakarta dipastikan berdampak besar terhadap kinerja ekonomi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memutuskan menarik rem darurat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dan mengembalikan PSBB seperti pada masa sebelum transisi. Langkah drastis ini diambil karena darurat penyebaran pandemi Covid-19.
Lantas apa yang akan terjadi pada kinerja ekonomi ? Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai, tanpa pengetatan PSBB pun resesi sudah diyakini akan terjadi di kuartal III ini. Apalagi dengan diberlakukannya kembali PSBB, ekonomi dipastikan makin terkontraksi.
(Baca Juga: Menteri Arilangga Kasih Catatan ke Anies Baswedan atas Penerapan PSBB Jilid II, Apa Saja?)
Piter mengatakan, pada masa PSBB transisi, transmisi perekonomian sudah bergerak kembali walaupun masih sangat terbatas. Penyaluran kredit mulai tumbuh, terutama dengan dorongan likuiditas dari pemerintah. Namun, adanya keputusan pengetatan PSBB ini menurutnya akan membuat ekonomi akan berbalik melambat kembali.
"Pertanyaannya akan berapa lama pengetatan ini berlangsung? Kalau lama, misal hingga akhir tahun, dampaknya akan besar," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (10/9/2020).
Lantas apa yang akan terjadi pada kinerja ekonomi ? Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai, tanpa pengetatan PSBB pun resesi sudah diyakini akan terjadi di kuartal III ini. Apalagi dengan diberlakukannya kembali PSBB, ekonomi dipastikan makin terkontraksi.
(Baca Juga: Menteri Arilangga Kasih Catatan ke Anies Baswedan atas Penerapan PSBB Jilid II, Apa Saja?)
Piter mengatakan, pada masa PSBB transisi, transmisi perekonomian sudah bergerak kembali walaupun masih sangat terbatas. Penyaluran kredit mulai tumbuh, terutama dengan dorongan likuiditas dari pemerintah. Namun, adanya keputusan pengetatan PSBB ini menurutnya akan membuat ekonomi akan berbalik melambat kembali.
"Pertanyaannya akan berapa lama pengetatan ini berlangsung? Kalau lama, misal hingga akhir tahun, dampaknya akan besar," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (10/9/2020).
Lihat Juga :