59 Negara Tutup Pintu Bagi Warga Indonesia, Airlangga: Perjalanan Bisnis Masih Bisa

Senin, 14 September 2020 - 10:07 WIB
loading...
59 Negara Tutup Pintu...
Menko Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan 59 negara yang melarang Indonesia masuk tidak memiliki efek ekonomi. Meski begitu Ia tengah melobi agar untuk perjalanan bisnis diperbolehkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan penolakan 59 negara terhadap warga negara Indonesia tidak akan berdampak pada ekonomi nasional . Sebagai informasi, kasus covid-19 di Indonesia yang terus melambung tinggi membuat sedikitnya 59 negara melarang warga Indonesia masuk ke wilayahnya.

(Baca Juga: 59 Negara Tutup Pintu, Citra Indonesia di Internasional Akan Negatif )

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan 59 negara yang melarang Indonesia masuk tidak memiliki efek ekonomi. Sambung dia menerangkan, bahwa pelarangan itu hanya untuk perjalanan wisata.

"Enggak ada dampaknya ke ekonomi kita, cuma travel tourist yang dihentikan sementara," kata Airlangga dalam diskusi virtual yang dingguah Youtube, Senin (14/9/2020).

Kata dia, masyarakat Indonesia masih bisa ke 59 negara tersebut. Asalkan hanya untuk perjalanan bisnis. Pasalnya, pemerintah sudah berkompromi mengenai kedatangan masyarakat Indonesia untuk perjalanan bisnis.

(Baca Juga: Indonesia Digembok 59 Negara, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat )

"Jadi beberapa negara terkait travel yang mana ada dua jenis. Nah untuk perjalanan bisnis masih bisa dilakukan karena kita sedang bernegoisasi," jelasnya.

Berikut daftar terbaru negara yang sementara waktu menutup pintu bagi warga asing dan WNI yaitu :

1.Chili

2.Peru

3.Paraguay

4.Kolombia

5.Triniadad dan Tobago

6.Papua Nugini

7.Korea Utara

8.Selandia Baru

9.Mongolia

10.Italia

11.Spanyol

12. Portugal

13.Bhutan

14.India

15.Siprus
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rekomendasi
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved