Enam Perubahan Besar pada 2021

Sabtu, 12 Desember 2020 - 08:20 WIB
loading...
Enam Perubahan Besar...
Managing Partner Inventure Yuswohady. Foto/dok
A A A
Yuswohady
Managing Partner Inventure

Pada tahun 2021 kita akan menghadapi perubahan besar di bidang teknologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, hingga regulasi yang pada gilirannya memengaruhi operasi bisnis dan perusahaan. Selama enam bulan terakhir ini, saya melakukan riset untuk mengidentifikasinya, dan saya menemukan enam perubahan besar yang bakal terjadi. Saya menyebutnya "Six Forces of Changes 2021".

#1. Covid-19 Propagation

Berbeda dengan perubahan-perubahan industri sebelumnya, pada tahun 2021 perubahan industri sangat ditentukan oleh penyebaran virus dan kemampuan pemerintah dalam memproduksi dan mendistribusikan vaksin kepada seluruh warga negara. (Baca: Taubat Sebagai Jalan Keluar Masalah)

Faktor ini menjadi "vital driver of change" karena sejauh penyebaran virus tak bisa dihentikan dan vaksin penangkal tak urung dikembangkan, maka seluruh elemen perekonomian, industri, dan bisnis akan tetap lumpuh tak berdaya.

Namun, begitu muncul titik terang vaksin diproduksi dan didistribusikan, maka sentimen konsumen akan cepat pulih, spending masyarakat (khususnya kelas menengah) mulai bangkit, dan perekonomian kembali menggeliat.

#2. Societal Anxiety

Pandemi menimbulkan luka yang akut dan kecemasan luar biasa di kalangan konsumen dan masyarakat. Mereka takut dan cemas kehilangan nyawa ("Fear of Death"), kehilangan pekerjaan dan jatuh miskin ("Fear of Economic"), dan kehilangan kehidupan sosial, harapan, kebergunaan ("Fear of Actualization").

Ketakutan dan rasa cemas itu terjadi di tingkat individu (personal) tapi kemudian bermetamorfosis dan menjelma menjadi keresahan komunal (societal) yang berujung pada berbagai persoalan sosial, seperti keputusasaan, isolasi, depresi, kejahatan, kenekatan, hingga ekstremisme. (Baca juga: Komisi X Dorong Munculnya Penggerak Literasi Desa)

Mindfulness dan well-being menjadi kelangkaan di tengah-tengah era ketakutan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsumen Asia Pasifik...
Konsumen Asia Pasifik Diperkirakan Bakal Belanja Lebih Banyak Barang Opsional di 2024
Jadi Andalan Saat Krisis,...
Jadi Andalan Saat Krisis, APBN Harus Dipastikan Tetap Sehat
Menteri BUMN Erick Thohir:...
Menteri BUMN Erick Thohir: PMN Itu Persepsinya Jelek, Tidak Ada Penyelamatan
Ah Keren! Cewek Cantik...
Ah Keren! Cewek Cantik Ini Andalkan Medsos Kembangkan Bisnis Becaknya
Menko Airlangga Ajak...
Menko Airlangga Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Sambut New Normal
Menko Airlangga: Pertumbuhan...
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Penting untuk Menyerap Tenaga Kerja
Sukses di Bisnis, Juragan...
Sukses di Bisnis, Juragan 99 dan Shandy Purnamasari Jadikan Perusahaan Rumah Kedua buat Karyawan
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Rekomendasi
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved