Indonesia Menarik Perhatian Dunia Soal Studi Ekonomi Syariah, Baik atau Buruk?

Senin, 04 Januari 2021 - 14:31 WIB
loading...
Indonesia Menarik Perhatian...
Ekonom Syariah Institut Pertanian Bogor (IPB) Irfan Syauqi Beik mengatakan, Indonesia menjadi negara nomor dua paling banyak dijadikan sebagai kasus ekonomi syariah oleh para akademisi di seluruh dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom Syariah Institut Pertanian Bogor (IPB) Irfan Syauqi Beik mengatakan, Indonesia menjadi negara nomor dua paling banyak dijadikan sebagai kasus ekonomi syariah oleh para akademisi di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika yang ada di Indonesia terutama ekonomi syariah menarik perhatian dunia internasional.

"Indonesia berkepentingan dalam penetrasi market, tetapi memang PR kita bagaimana meningkatkan kualitas supaya output yang dihasilkan dari program-program studi yang ada bisa memenuhi ekspektasi industri," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Senin (4/1/2021).

(Baca Juga: Catatan Wapres Ma'ruf Amin Soal Pendidikan Ekonomi dan Keuangan Syariah )

Menurut dia, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia adalah belum semua sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan melalui proses pendidikan di Indonesia memenuhi ekspektasi dan kebutuhan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. "Ini yang menjadi PR dan fokus perhatian akademisi termasuk otoritas terkait dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama," imbuhnya.

Dia melanjutkan, saat ini memang sudah ada lembaga sertifikasi profesi untuk memperkuat kapasitas SDM. Namun yang menjadi tantangan adalah Indonesia belum memiliki pendidikan yang tersebar dengan baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
GP Ansor Siap Jadi Motor...
GP Ansor Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Syariah dan UMKM
Perkuat Ekosistem Keuangan...
Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Indonesia, Askrindo Syariah Gandeng Mitra Strategis
Kelola Ekonomi, Menkeu...
Kelola Ekonomi, Menkeu Ajak Meniru 4 Sifat Nabi Muhammad SAW
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Refleksi Muharram: Membangun...
Refleksi Muharram: Membangun Ekonomi Syariah Indonesia
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved