Ini Penampakan Kapal Tanker Raksasa Berkapasitas 2 Juta Barel Milik Pertamina
Rabu, 20 Januari 2021 - 18:17 WIB
loading...
Kapal tanker minyak raksasa (Very Large Crude Carrier/VLCC) Pertamina Prime yang berkapasitas 2 juta barel di Kumamoto, Jepang. Foto/Ist/Dok. Pertamina.
A
A
A
JAKARTA - Guna memperkuat jaminan stok dan distribusi bahan bakar nasional (BBM) nasional, PT Pertamina (Persero) meluncurkan kapal tanker minyak raksasa (Very Large Crude Carrier/VLCC) yang berkapasitas 2 juta barel.
Kapal raksasa yang diberi nama Pertamina Prime dan dibangun pada tahun 2018 ini diluncurkan dengan pengapungan kapal untuk pertama kali ke air laut pada Selasa (19/1) lalu di Kumamoto, Jepang. Kapal ini dijadwalkan serah terima pada 30 Maret 2021 mendatang.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kebutuhan BBM dan LPG di Area Terdampak Banjir Kalsel Terpenuhi
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rahman mengatakan, kehadiran kapal VLCC bukan hanya kebanggaan bagi Pertamina, namun juga bagi Indonesia karena memiliki armada yang tangguh dengan performa luar biasa.
"Pembangunan Kapal VLCC ini diharapkan dapat memacu Pertamina untuk makin berdaya saing, tidak hanya di sektor regional namun juga internasional," ujar Imam dalam keterangan pers, Rabu (20/1/2021).
Kapal raksasa yang diberi nama Pertamina Prime dan dibangun pada tahun 2018 ini diluncurkan dengan pengapungan kapal untuk pertama kali ke air laut pada Selasa (19/1) lalu di Kumamoto, Jepang. Kapal ini dijadwalkan serah terima pada 30 Maret 2021 mendatang.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kebutuhan BBM dan LPG di Area Terdampak Banjir Kalsel Terpenuhi
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rahman mengatakan, kehadiran kapal VLCC bukan hanya kebanggaan bagi Pertamina, namun juga bagi Indonesia karena memiliki armada yang tangguh dengan performa luar biasa.
"Pembangunan Kapal VLCC ini diharapkan dapat memacu Pertamina untuk makin berdaya saing, tidak hanya di sektor regional namun juga internasional," ujar Imam dalam keterangan pers, Rabu (20/1/2021).
Lihat Juga :