Jadi Mitra TaniHub, Pendapatan 46 Ribu Petani Naik 20 Persen

loading...
Jadi Mitra TaniHub, Pendapatan 46 Ribu Petani Naik 20 Persen
Ilustrasi petani sedang memanen padi menggunakan mesin pencacah. Foto/Dok SINDOphoto/Adam Erlangga
JAKARTA - Perusahaan agriculture technology, TaniHub Group , pada tahun lalu berhasil menorehkan pertumbuhan pendapatan sebesar 639% secara year-on-year (yoy). Kota-kota besar di pulau Jawa dan Bali masih menjadi penggerak utama pendapatan perusahaan.

CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan mengatakan, TaniHub berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dan meningkatkan efisiensi. "Sebanyak 46 ribu petani sudah terdampak baik oleh TaniHub, dengan pendapatan mereka rata-rata meningkat sebesar 20%," ungkap Ivan dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

(Baca juga: Alokasi Pupuk Subsidi Petani Tahun 2021 Bertambah )

Sementara itu, melalui TaniFund, sebanyak 2.500 lebih petani sudah mengalami manfaatnya. "Pendapatan mereka meningkat sebesar 25%, hasil panennya meningkat 20%, dan 100% dari mereka sudah memiliki atau membuka rekening bank," tuturnya.



Menurut Ivan, TaniFund mencapai titik tertinggi pencairan pinjaman bulanan di September 2020 lalu berkat akuisisi petani yang agresif. Sepanjang tahun 2020, TaniFund telah berhasil mencairkan Rp89,22 miliar untuk 243 proyek. "Selain itu, fasilitas penyimpanan dan processing sudah bertambah menjadi 6 lokasi di tahun 2020," sebutnya.

Dia melanjutkan, saluran distribusi TaniHub Group pun terdiri dari 80% bisnis dan 20% ritel. Adapun produk-produknya yang terpopuler adalah ayam, buah naga, sayuran daun, beras, telur, alpukat, rempah-rempah, dan melon.

(Baca juga: Makan Satu Buah Alpukat Setiap Hari Bisa Bikin Usus Sehat )



"Kami juga memiliki beberapa program dan kampanye sebagai inisiatif pertumbuhan komersil, baik aktivasi regional maupun aktivasi proyek khusus," kata Ivan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top