Pak Jokowi! Labuan Bajo Minta Dibangun Kampus
Jum'at, 19 Februari 2021 - 20:23 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan 60 persen masyarakat Manggarai Barat berpendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah. Manggarai Barat merupakan tempat destinasi wisata nasional, Labuan Bajo.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu lokasi wisata super prioritas atau premium. Skema pengembangan wisata super premium sendiri pun akan berbeda dengan konsep wisata reguler. Pada Januari 2020, Jokowi menegaskan bahwa maksud Labuan Bajo sebagai destinasi premium karena adanya diferensiasi dengan tempat-tempat lain. Sasaran utamanya adalah pendapatan yang diterima daerah.
Baca Juga: Begini Cara Kemenparekraf Dorong Pemulihan Pariwisata Nasional
Meski begitu, ide berlian Presiden kontras dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi masyarakat setempat. Adapun 60 persen masyarakat Manggarai Barat tamatan SD mengindikasikan bahwa keseriusan pemerintah pada pengembangan SDM.
Pemda NTT sendiri mengakui persoalan itu, justru, mereka meminta dukungan pemerintah pusat. Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat, NTT, Agustinus Rinus berharap, pembangunan sumber daya manusia juga tak luput dari perhatian pemerintah pusat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu lokasi wisata super prioritas atau premium. Skema pengembangan wisata super premium sendiri pun akan berbeda dengan konsep wisata reguler. Pada Januari 2020, Jokowi menegaskan bahwa maksud Labuan Bajo sebagai destinasi premium karena adanya diferensiasi dengan tempat-tempat lain. Sasaran utamanya adalah pendapatan yang diterima daerah.
Baca Juga: Begini Cara Kemenparekraf Dorong Pemulihan Pariwisata Nasional
Meski begitu, ide berlian Presiden kontras dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi masyarakat setempat. Adapun 60 persen masyarakat Manggarai Barat tamatan SD mengindikasikan bahwa keseriusan pemerintah pada pengembangan SDM.
Pemda NTT sendiri mengakui persoalan itu, justru, mereka meminta dukungan pemerintah pusat. Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat, NTT, Agustinus Rinus berharap, pembangunan sumber daya manusia juga tak luput dari perhatian pemerintah pusat.
Lihat Juga :